Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Namun masih dapat ditahan karena ia harus menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin. Dengan tangan gemetar, Lastri mulai membuka ponsel. Jari jemarinya dengan lincah menari di atas layar ponsel yang sedang menyala. Mencari sebuah video yang bisa menjadi bukti atas perbuatan salah yang sudah dilakukan oleh Dila.
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Bukan Salah Istri Kedua

Bukan Salah Istri Kedua

“Maaf ya aku tidak bilang kalau datang sama suamiku.” Kiara sudah duduk, lalu tersenyum pada Tere. “Tidak apa, Re. Em, sebenarnya apa yang bisa aku lakukan buat kamu?” “Sebelumnya aku mau mengakui sesuatu padamu, Ra,” seru Tere dengan raut berubah sendu. “Aku ... terkena penyakit parah, Ra.” Mata Kiara melotot dengan bibir sedikit terbuka. “Pe-penyakit parah? Jangan bilang obat-obat yang sering kamu minum itu-- .”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Para pelaku industri memprediksi bahwa Kebahagiaan Cahaya Bulan akan menjadi produk paling menguntungkan dalam lima puluh tahun terakhir. Namun, tidak seorang pun tahu bahwa seluruh seri Kebahagiaan Cahaya Bulan dirancang oleh Riana. Napas pria di ujung telepon itu terdengar lebih berat. "Satu jam lagi, aku akan datang sendiri ke Kota Obria untuk menjemputmu." Saat mendapatkan jawaban yang diinginkannya, Riana baru menghela napas lega. Dia menghapus riwayat panggilan, lalu menghancurkan ponsel Silvia dan membuangnya ke tempat sampah.
12.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Dia hanya ikhlas kepada takdir jika suatu hari nanti Yuda berkhianat. "Hai, Bunga teratai! Kini nasibku sama dengan dirimu," Setelah Yuda hilang dari pandangan mata Agista duduk termenung di tepi danau dan bicara pada bunga teratai yang tumbuh banyak di sana.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Bintang

Bintang

ia langsung menyambar buku tulis lalu melipatnya menjadikan sebuah mic dan pergi kearah Danil, Lala, dan Lisa. “Ndra, dance woy.” Teriak Bulan dan dihadiahi dengan jempolan dari sang nama. “Satu... Dua... Tiga... Mulai.” Seruan kencang dari yang lainnya. “TERPESONA... AKU TERPESONA...” “TAREK SIS...” “SEMONGKO...” “BODO AMAT.” “HOK A HOK E.” “ASEKKKKK.... SLERRR...”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Petualangan di Planet Tera

Petualangan di Planet Tera

Ia kesulitan karena pandangannya tiba-tiba kabur. Rama sadar waktunya tak banyak. Ia mulai takut. Bagaimana jika dirinya yang sedang sekarat tidak memiliki cukup waktu untuk mendapatkan pertolongan. Bayangan kematian seperti terlihat jelas di matanya. Ia menatap ke samping, ke ujung ruangan, seperti menghindar dari bayangan gelap yang menunggu di depan wajahnya. Air matanya mulai mengalir. Bersamaan dengan itu, bola matanya menangkap sebuah objek yang disorot cahaya ponselnya. Terlihat seperti gerbang sebuah istana, megah dan tinggi. Meski semakin kabur, ia masih dapat melihat aksara yang terpahat pada permukaannya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Hal yang bisa mereka lakukan adalah menangis. Persis dengan kilas masa depan yang dilihat Jingga sebelumnya. Irene juga sudah tahu apa yang terjadi sebenarnya. "Lo tunggu di sini bentar ya," seru Leo yang buru-buru menanggalkan tas selempang dari bahu kemudian diberi ke Irene. Setelah itu, dia langsung mengambil seribu langkah cepat.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Hurt You

Hurt You

“Action jadi tenang saja.” Film dimulai dengan penerangan mini membuat mereka menonton dalam diam, Tere yang berada disamping Leo memegang lengannya erat sedangkan Zee dan Tama fokus dengan film dihadapannya. Waktu menonton tidak terlalu lama membuat Tama memilih kembali film yang lain, pandangan Zee mengarah pada Leo yang menepuk bahunya pelan dimana Tere sudah tidur lelap. Tama yang melihat itu langsung membawanya kedalam kamar yang akan ditempati oleh Zee dan There nantinya, Zee masih fokus menghabiskan makanannya hingga ponselnya berbunyi dimana menampilkan nama Billy dengan segera beranjak menjauh. “Bicara apa kalian?” Zee menatap bingung pada Leo saat selesai melakukan panggilan dengan
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Beliau melangkah setapak lebih dekat, bayangannya kini sepenuhnya menutupi tubuhku. "Bulan itu dingin dan jauh, Lianhua," ucapnya pelan namun tajam. "Ia tak pernah memberikan kehangatan bagi siapa pun yang berjalan di bawah sinarnya." Tatapannya sempat melayang sekejap ke bibirku sebelum kembali menatap mataku lekat-lekat.
479 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
NIKAH? TAPI BOHONG!

NIKAH? TAPI BOHONG!

Sinis, dingin, dan tajam. Tia tidak menjawab. "Jadi, saya tidak rela jika Ayah bebas dengan mudah. Itulah sebabnya, saya ingin membuat cerita rekayasa baru untuk memutar balikkan fakta mengenai kasus kematian Om Aidil, agar hukuman Ayah bertambah, kalau bisa, dia dihukum seumur hidup saja," tutur Bulan dengan segala tipu muslihatnya. "Dan untuk sementara waktu, saya terpaksa mengikat Mba di sini, karena saya tidak mau ambil resiko jika sewaktu-waktu Mba menggagalkan rencana saya kali ini."
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai sinopsis bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status