Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Malam Tante Tersayang

Sentuhan Malam Tante Tersayang

Tante mengernyitkan dahi lalu menjawab, "Nggak usah bahas om kamu yang nggak guna itu, tiap kali baru gerak dikit sudah keluar. Dia sama sekali nggak bisa muasin aku." "Aku pernah lihat ponselmu, isinya banyak koleksi film 'kan? Punyaku sudah nggak tahan lagi nih, mau nonton film biar bisa nyelesaiin sendiri." Tante tampaknya memang sudah tidak tahan lagi. Hatiku merasa senang bukan main, kalau saja aku bisa membantunya .... "Ya sudah kalau begitu, Tante bawa sini ponselnya, biar aku kirimin."
6.5K viewsCompletedAdded to Library 258 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Namun masih dapat ditahan karena ia harus menyelesaikan masalah ini sesegera mungkin. Dengan tangan gemetar, Lastri mulai membuka ponsel. Jari jemarinya dengan lincah menari di atas layar ponsel yang sedang menyala. Mencari sebuah video yang bisa menjadi bukti atas perbuatan salah yang sudah dilakukan oleh Dila.
9.614.6K viewsCompletedAdded to Library 497 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Para pelaku industri memprediksi bahwa Kebahagiaan Cahaya Bulan akan menjadi produk paling menguntungkan dalam lima puluh tahun terakhir. Namun, tidak seorang pun tahu bahwa seluruh seri Kebahagiaan Cahaya Bulan dirancang oleh Riana. Napas pria di ujung telepon itu terdengar lebih berat. "Satu jam lagi, aku akan datang sendiri ke Kota Obria untuk menjemputmu." Saat mendapatkan jawaban yang diinginkannya, Riana baru menghela napas lega. Dia menghapus riwayat panggilan, lalu menghancurkan ponsel Silvia dan membuangnya ke tempat sampah.
12.1K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Dia hanya ikhlas kepada takdir jika suatu hari nanti Yuda berkhianat. "Hai, Bunga teratai! Kini nasibku sama dengan dirimu," Setelah Yuda hilang dari pandangan mata Agista duduk termenung di tepi danau dan bicara pada bunga teratai yang tumbuh banyak di sana.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
Bintang

Bintang

ia langsung menyambar buku tulis lalu melipatnya menjadikan sebuah mic dan pergi kearah Danil, Lala, dan Lisa. “Ndra, dance woy.” Teriak Bulan dan dihadiahi dengan jempolan dari sang nama. “Satu... Dua... Tiga... Mulai.” Seruan kencang dari yang lainnya. “TERPESONA... AKU TERPESONA...” “TAREK SIS...” “SEMONGKO...” “BODO AMAT.” “HOK A HOK E.” “ASEKKKKK.... SLERRR...”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
Petualangan di Planet Tera

Petualangan di Planet Tera

Ia kesulitan karena pandangannya tiba-tiba kabur. Rama sadar waktunya tak banyak. Ia mulai takut. Bagaimana jika dirinya yang sedang sekarat tidak memiliki cukup waktu untuk mendapatkan pertolongan. Bayangan kematian seperti terlihat jelas di matanya. Ia menatap ke samping, ke ujung ruangan, seperti menghindar dari bayangan gelap yang menunggu di depan wajahnya. Air matanya mulai mengalir. Bersamaan dengan itu, bola matanya menangkap sebuah objek yang disorot cahaya ponselnya. Terlihat seperti gerbang sebuah istana, megah dan tinggi. Meski semakin kabur, ia masih dapat melihat aksara yang terpahat pada permukaannya.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Perisai yang biasa menjaganya kini tidak mampu lagi menahan energi yang luar biasa dikeluarkan. Minah menoleh. Sorot matanya kini berbeda. Dia membelalakkan mata. Sorot matanya seolah-olah tidak mengerti dengan apa yang baru saja terjadi. Dia juga heran bagaimana bisa dia berakhir di apartemen Bagas. Dia juga heran bagaimana bisa Mentari ada di sini. Dia juga heran bagaimana bisa dia berakhir dengan menggunakan bra dan celana dalam. "Tari?" "Gue tau lo pasti bingung, tapi kita harus—"
4.7K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
Hurt You

Hurt You

“Action jadi tenang saja.” Film dimulai dengan penerangan mini membuat mereka menonton dalam diam, Tere yang berada disamping Leo memegang lengannya erat sedangkan Zee dan Tama fokus dengan film dihadapannya. Waktu menonton tidak terlalu lama membuat Tama memilih kembali film yang lain, pandangan Zee mengarah pada Leo yang menepuk bahunya pelan dimana Tere sudah tidur lelap. Tama yang melihat itu langsung membawanya kedalam kamar yang akan ditempati oleh Zee dan There nantinya, Zee masih fokus menghabiskan makanannya hingga ponselnya berbunyi dimana menampilkan nama Billy dengan segera beranjak menjauh. “Bicara apa kalian?” Zee menatap bingung pada Leo saat selesai melakukan panggilan dengan
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Beliau melangkah setapak lebih dekat, bayangannya kini sepenuhnya menutupi tubuhku. "Bulan itu dingin dan jauh, Lianhua," ucapnya pelan namun tajam. "Ia tak pernah memberikan kehangatan bagi siapa pun yang berjalan di bawah sinarnya." Tatapannya sempat melayang sekejap ke bibirku sebelum kembali menatap mataku lekat-lekat.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Bulan seperti tak punya harga diri bertemu Angkasa nanti. Perjalanan para pejuang itu terhenti ketika mereka memasuki desa yang telah kosong dan hangus. Peperangan besar telah terjadi di sana. Mereka memutuskan istirahat. Bulan mencari sumber air dan langsung menceburkan diri di sana. Ia membersihkan dirinya yang terasa kotor karena sentuhan lelaki Belanda. Air yang dingin membuat noda dan dosa di tubuh Bulan serasa luruh. Ia bangkit dan mencari kain dan baju milik siap saja yang masih layak pakai.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as sinopsis bulan tere liye
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status