Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]
Saat mereka saling menatap satu sama lain, suara tangisan kecil tiba-tiba terdengar di telinga mereka.
“Papa, Dilan mau bicara dengan Mama...”
Suara kecil itu membuat pasangan itu terdiam.
Mereka berpisah dan menoleh ke arah anak laki-laki kecil yang berdiri di lorong apartemen.
Dilan menggosok matanya, pertanda bahwa baru saja bangun tidur.
Dilan kembali terisak dan menangis, “Aku ingin bersama Mama, Pa...”
Dada Satria terasa sesak. Biasanya ia tidak pernah takut akan apa pun, namun saat itu, perutnya terasa mual karena gugup. Ia tidak tahu harus berbuat apa. Atau harus berkata apa.
Chapitres populaires