SANG DEWA PENYEMBUH
Namun di sisi lain dalam ruang batinnya, ia juga merasa bahagia, karena ia telah menemani ibunya sampai akhir hayatnya.
Sebenarnya, ia salah seorang siswa berprestasi di sekolahnya itu. Ia selalu mendapat ranking satu di kelasnya, sejak dari kelas satu hingga naik ke kelas tiga. Bahkan ia pernah meraih juara umum. Hanya saja, karena ia seorang siswa miskin, terkadang ia selalu dipandang remeh. Bahkan tak jarang dianggap sebagai anak bawang. Hanya beberapa orang saja yang benar-benar menerimanya sebagai teman mereka. Mereka antara lain adalah Julian, Benta Atmaja, dan Sekar Astalina, putri seorang pengusaha perbengkelan yang cukup sukses. Ia gadis yang bena
Sikat na Kabanata