Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kebangkitan sang Istri Tertindas

Kebangkitan sang Istri Tertindas

sahut Skylo. "Heh, gimana lagi?" timpal Naomi. Desainer itu juga menekan orang yang tidak berdaya, 'kan? Naomi meletakkan sketsa di atas meja rapat, lalu mendorongnya ke depan Skylo dan berkata, "Sampaikan ini kepadanya." "Ya?" tanya Skylo. "Hanya permata yang akan bersinar terang," ujar Naomi. "Ya, Bu Naomi benar," sahut Skylo.
9103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
Gadis Milik Tuan Mafia

Gadis Milik Tuan Mafia

Tiba-tiba pria berambut hitam itu membersihkan pulpen sehingga Akiko menatap bingung. “Gambarlah sesuatu supaya kau tidak bosan,” ujarnya. “Tidak ada kertas di sini,” jawab Akiko. “Menggambar tidak selalu harus di kertas,” Glen menunjukkan tangannya sehingga Akiko paham bahwa pria itu pasti ingin dia menggambar seperti tato. Selama Glen masih bermain game bersama Hans, Akiko sibuk sendiri dengan menggambar berbagai macam hal di tangan Glen. Pemilik tubuh kurus itu ingat bahwa Glen juga punya tato ular hitam di punggungnya, jauh berbeda dengan tato buatannya yang berbentuk asal.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

Ini… obsesi yang perlahan menyamar jadi kebiasaan. Pagi belum datang. Tapi malam juga tak benar-benar pergi. Jasmin duduk di ranjangnya, membuka buku sketsanya untuk melarikan diri dari pikirannya sendiri. Tapi di balik halaman kosong, ia malah menggambar sepasang mata. Dalam. Tajam. Dingin tapi hidup. Dan ia tahu persis siapa pemilik mata itu. Ia tutup bukunya cepat.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

Tapi belakangan, kekonyolan itu justru jadi sesuatu yang ia tunggu. Sesampainya di rumah, lampu ruang tamu redup. Bara sedang duduk di lantai dengan kanvas besar di depannya, kuas di tangan, cat berceceran di mana-mana. Tapi bukan itu yang menarik perhatian Siska — melainkan gambar di kanvas itu. Sebuah sketsa kasar, dua orang berdiri di bawah hujan, satu payung di atas kepala mereka. “Itu siapa?” tanya Siska, melepas sepatu dan menatapnya.
910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
My Pain Killer

My Pain Killer

Tatapan Ares mengunci, menimbulkan gelenyar halus di dada, yang selalu kutahan. Andai kamu tau, Res. Buku sketsaku hanya dipenuhi sketsa wajahmu, ungkapku dalam hati. "Sketsa yang kamu bikin waktu pameran kebudayaan dulu, masih gue simpan," katanya, dengan senyum yang tidak biasa, menghias bibir. Menambah debaran yang semakin menguat dalam rongga dadaku. "Males, ah! Gambar gue jelek," tolakku.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Suaranya datar, formal, seperti berbicara dengan orang asing. Kinanti berusaha tersenyum semanis mungkin, senyum yang dulu selalu berhasil meluluhkan Arya. “Saya Kinanti Atmadja. Atau, Kinanti Kusumo segera. Senang bertemu dengan Anda. Perusahaan Anda, Black Dragon Capital, sangat menarik perhatian kami.”
10894 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
Finding Nami  ( INDONESIA )

Finding Nami ( INDONESIA )

Origami aneka warna tergantung di sisi rumah dan tergantung dengan rapi, terasa Jepang banget menurut James. "Halo, Dim, apa kabar?" Seorang berperawakan jangkung, bermata sipit, seumuran dengan Dimas Baskoro muncul dari belakang pintu. "Kabar baik, Yama." Dimas memeluk Yamadha. "Feli, lama tidak berjumpa." Kamaya, istri dari Yamadha Hamashaki ikut menyambut mereka. "Aduh, May, kamu masih tetep kelihatan muda aja, aku jadi iri. "Felicia si mulut manis, selalu bisa membuat orang lain bahagia dengan sanjungannya.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

"Hiss ... " Semua orang menahan napas. Arena tempat Tirta berada. Dia sedang memegang selembar kertas jimat berwarna kuning dan tangan kanannya memegang kuas serigala. Setelah mencelupnya ke dalam campuran obat yang sudah disiapkan sebelumnya, dia mulai melukis di atas kertas jimat dengan lincah. Setelah selesai menulis ... Semua orang melihat ada bayangan dengan gigi dan cakar yang terus-menerus mengaum di kehampaan.
9.5369.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.7K kali sebagai sketsa gambar minato
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Rich 77
hai pembaca, yuk kepoin cerita tentang seorang dewa perang yang menjadi menantu tidak berguna di keluarga istrinya. Simak kisahnya setelah dia mendapati istrinya berselingkuh di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka
Baca Semua Ulasan
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Di atas kertas, dengan goresan krayon yang ceroboh namun penuh warna, ada gambar dirinya. Sebuah figur lidi dengan topi koki besar, berdiri di depan wajan raksasa berwarna oranye. Radit tersenyum lebar melihat penggambaran dirinya yang lucu. Namun, saat matanya menelusuri detail gambar itu lebih jauh, senyumnya membeku. Di dalam wajan, di antara coretan-coretan kuning yang menggambarkan nasi, Rini telah menggambar sesuatu yang lain. Sosok seorang wanita. Rambutnya hitam dan panjang, tergerai seperti ombak.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
Duda dan Janda Bertetangga

Duda dan Janda Bertetangga

untung ada scrapbook mini dan pensil gambar yang sering ia bawa kemana-mana untuk mengalihkan rasa jenuh menunggu. Dengan antusias, Kintan pun mengeluarkan scrapbook dan mencari halaman kosong untuk menggambar. Humm... gambar apa ya?? Sesaat rasa bingung pun melandanya. Namun beberapa detik kemudian bibirnya melengkung membentuk senyuman ketika sebuah ide terlintas di benaknya. Seketika tangannya pun mulai bergerak lincah di atas kertas putih bersih itu. Coretannya pun mulai berbentuk setelah beberapa saat.
1096.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sketsa gambar minato
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status