PANGGUNG HEBOH
Laiknya saat Tinky Winky dan Dipsy melakukan pertemuan, keduanya serta-merta langsung berpelukan.
“Ya ampun, apa kabarnyo? Wah, kurus nian kau, Bay.”
Rekan BJ itu tersenyum kecil. “Atletis maksudmu, Nathan?”
BJ mencibir. “Di sini gue dipanggil BJ.”
Bayu sedikit tersedak. “Wow, mentang-mentang di Jakarta sekarang ngomong lu-gue.”
“Masih suka salah-salah, Bay. Kadang terpeleset, campur-campur logat Melayu juga.”
Hot Chapters