Warisan Artefak Kuno
Jika bersliweran dengan orang lain, mereka hanya bisa merasakan tamparan angin dingin yang menyapu wajah mereka saat sosok itu melintas.
Seandainya adegan itu diputar dalam slow motion, kaki sosok yang melaju menembus Hutan Zhulin dekat Hurun Hadarac terlihat melayang, tak menyentuh tanah. Dalam sekejap, kesan bahwa sosok tersebut sedang terbang muncul di benak siapa pun yang melihatnya.
Gerakannya begitu agung, seolah-olah adalah gerak-gerik orang suci atau dewa-dewi yang melintasi dari Kahyangan.