Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LIGNEE

LIGNEE

Kevin mengambil tomat. “Ambil.” “Terima kasih.” “Mari kita makan peterseli dulu. Dan kita menata rambut kita dengan peterseli. Dengan tomat kita membuat mata.” “Apakah mata itu?” “Ya, Dan terakhir, irisan mentimun. Satu untuk mulut dan satu untuk hidung. Sekarang lebih baik.” “Ya.” “Sekarang makan ayo. Sekarang. Nah, ini milikku. Bawa ke meja.”
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
Selìni

Selìni

"Ssttt–" Oh, sial. Pasti ada sesuatu. "K, kenapa?" Hidung Calum mengendus sekitar, matanya makin menyipit. Kemudian bisa didengar jelas suara umpatan halus si alpha. Tak henti lontarkan kata kasar sebagai bentuk pengutaraan. "Cal–"
979 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

Gayatri segera berlari ke arah sahabatnya. "Ya Allah, kamu kenapa jadi begini, Sar?" Air mata Gayatri luruh tak terbendung kala melihat kondisi Sarah yang mengerikan. "Apa yang terjadi?" "Maafkan aku ...." Hanya kata maaf yang Sarah suguhkan. Tetes air mata keluar dari sudut matanya, menandakan bahwa ia pasti merasa kesakitan. Sebagai sahabat, tentunya Gayatri bisa merasakan perih dari sayatan di tubuh Sarah melalui hatinya.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
Cinta Panas Sang Penyamar

Cinta Panas Sang Penyamar

“Mana aku tahu. Mr tak pernah memberikan alasan yang mendalam dalam setiap aktivitasnya.” Sisi pun membuang puntung rokok dan mengin-jaknya dengan kaki. Dia berbalik dan meninggalkan Glen yang tersenyum penuh kelicikan. Sampai di markas, Sisi langsung disambut dengan aroma nikotin yang memenuhi ruangan. Empat wanita yang bersama Mr Giant pergi begitu Sisi datang. Empat wanita itu tampak tak suka melihat Sisi datang, tapi Sisi tak peduli.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
Cinta Manis Suamiku

Cinta Manis Suamiku

“Kalau mau rokok, keluar dari sini.” Raynar urung menghisap batangan nikotin tersebut dan memasukkan kembali rokok tersebut ke dalam saku kemejanya. Menjejalkan kedua tangannya ke dalam saku celananya, Raynar menikmati semilir angin dari luar.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
Sweet Enemy

Sweet Enemy

Ia puas menggoda putrinya dalam kesempatan ini. "Proyek apa itu?" tanya James tidak tahu. "DE BRIGHTENING itu proyek mereka, Dad, yang baru saja launching beberapa waktu lalu," jelas Freddy lagi. "Oh astaga, itu proyek mereka berdua? Pantas saja, proyek brightening membuat cinta mereka lebih cerah terpancar, jadi mereka bersatu sekarang. Katakanlah itu proyek cinta," celetuk James membuat semua orang tertawa, termasuk Ainsley dan Dixon yang kini menjadi bintang utama.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai smitten
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Dan buat bab selanjutnya aku bisa ngeliat mungkin Ainsley bakal melow yah inget traumanya dan dixon bakal ngerasa bersalah.. Bab depan kayaknya bakal mulai sad nih 😭😭😭 semangat terus kakkk elpit💛💛
Baca Semua Ulasan
Cinta Tanpa Isyarat

Cinta Tanpa Isyarat

"Duh, bingung bang. Semuanya bagus-bagus." Raiyan kemudian mengambil salah satu pasang cincin dengan desain klasik namun memiliki satu mata berlian yang berkilau tajam di tengahnya. "Kalau yang ini gimana? Menurutku ini yang paling pas buat karakter kita. Cantik tapi nggak berlebihan."
994 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Ia mengusap kepalaku lembut, lalu tersenyum. “Sama kayak kopi yang mengajarkan bahwa rasa pahit itu nggak seburuk yang kita pikirkan. Minum kopi bareng, yuk.” ucap Alfa yang berdiri tepat di belakang kami berdua. “Fita nggak suka kopi. Sukanya susu.” jawabku sambil nyengir kuda. Terdengar suara tertawa renyah milik Hafiz. “Kasian banget sih, Fa!” ledek Hafiz sambil tertawa memegang perutnya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Kata-kata itu diucapkan tanpa janji kosong, tapi dengan keyakinan yang dalam, yang membuat hati Kiara bergetar. Mereka berdiri di sana, diam, membiarkan momen itu menyerap setiap ketegangan. Sebuah ciuman lembut menyentuh pelipis Kiara, bukan romantisme yang meledak, tapi satu bentuk kehangatan yang menenangkan hati yang penuh dendam dan keraguan. Namun ketenangan itu hanya sekejap. Nada ponsel Kiara berdering, memecah hening.
655 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

“Bahwa dia wanita yang pantas diperjuangkan.” “Aku tidak menerima pemainan yang extrem untuk wanita solihah seperti Dzi, Fandra.” “Besok aku jamin permainannya lebih menyenangkan, Tuan. Tuan yang akan datang untuk menjadi penyelamat yang Mulia Ratu.” “Permainan apalagi? Katakan padaku!” “Jangan di telpon, Tuan. Aku tidak mau ada yang mendengar selain kita berdua.”
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai smitten
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status