Empat Tunanganku
Kalung brand sampai sekarang masih begitu tinggi, dia sempat berkata dulu, beberapa tahun silam menginginkan hadiah benda ini dan ia terharu paman merangkap jadi tunangan masih ingat.
"Terima kasih, Paman Mikey."
Suara wanita itu begitu pelan, nyaris seperti berbisik. Tetapi Michael mendengarnya, mungkin karena jarak yang dekat. Terlihat mata Emily berkaca-kaca, lelaki tersebut segera menyentuh puncak kepala sang tunangan dengan lembut.
"Sama-sama, sana mandi! Atau mau sarapan dulu. Aku bakal mengantarmu nanti, tapi ikut aku ke kantor dulu ya," tutur Michael.
Hot Chapters