Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Kakak Buat Aku Tergila

Sang Kakak Buat Aku Tergila

tanya Aluna penasaran, menangkap senyum lebar di wajah sahabatnya. "Gak ada," kata Sari dengan nada paling polos yang bisa ia palsukan. "Cuma pipimu merah kayak kepiting rebus." "Apaan sih!" "Sungguh, pipimu benar-benar merah, Aluna." Sari tertawa kecil, tidak berusaha menyembunyikan kegemasannya. "Aluna, gak apa-apa. Arjuna itu tampan, kaya, perhatian, dan kenyataannya dia suamimu. Sangat wajar kalau—"
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
Luka Tak Terlihat

Luka Tak Terlihat

“Dia cuma cari masalah.” Andre tertawa kecil. “Lihat tuh, Raka. Pacar kamu lebih bijak daripada kamu.” “Dia bukan pacar aku,” jawab Sasa tajam. “Dan aku nggak akan pernah balik sama orang kayak kamu.” Andre hanya tersenyum sinis. “Kita lihat saja nanti. Semua orang akan tahu siapa Aris sebenarnya.” ---
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
DIKIRA ANAK HARAM, TERNYATA ANAK SULTAN

DIKIRA ANAK HARAM, TERNYATA ANAK SULTAN

Dia kelimpungan, tapi seperempat menit kemudian dia tertawa. "Hhaaa... Pintar kamu, Sah! Kamu sendiri yang berniat ingin aku cumbu karena Azmi tak dapat memuaskanmu, sekarang menuduh aku pedofil! Apalagi ini? Pinter sekali kamu bersandiwara!" Mas Sodikin kembali berdrama.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Ia segera membuka pesan itu. ‘Iya, saya yang ngobrol sama Sari. Sebenarnya mau kenalan disitu, tapi saya malu.’ Pada akhir pesan, Santoso menambahkan emoji wajah kuning bermuka kemerahan, persis seperti yang digunakan Wulan. ‘Malu? Pakaiannya lengkap kok malu-malu.’ Tulis Wulan membalas pesan itu, dan mengakhirinya dengan emoji wajah kuning mulut terbuka yang menampakkan gigi-giginya.
416 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
Gairah Sahabat Suamiku

Gairah Sahabat Suamiku

sahut Damian ketus. "Baiklah kalau begitu. Oh ya, Tuan, perkenalkan. Nama saya Nani," ucapnya pelan. "Aku tidak peduli siapa namamu," balas Damian dingin. Ia langsung melangkah menuju pintu unit, berniat pergi menemui seseorang yang sejak tadi mengusik pikirannya.
10356.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

“Enggak mungkin, ah.” “Mungkin, ah.” “Sok tahu, deh.” “Daripada sok tempe.” “Mending sok buah.” “Apaan tuh?” “Sop buah.” “Ah kurang nyambung.” “Nyambung ah, dikit.” “Enggak, ah.” “Ih, ngeyel, deh.” “Suka-suka Abang.” “Abang apa? Abang Ojek?” “Abang Reno.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
I Want To Be Playboy

I Want To Be Playboy

Mereka terlihat asyik dalam topik bahasan mulai dari membahas drama Korea terbaru sampai saling berbagi informasi produk skincare yang dipakai. ***** "Kak Deo tunggu." Siska dengan rambut awut awutanya menjegal tangan Deo. Bukan hanya rambutnya yang tidak berbentuk, seragam sekolah yang berwarna putih pun sudah berubah kecoklatan karna tanah. Benar benar mirip orang gila. "Apalagi Siska?" Seperti tak membuat kesalahan, Deo menjawab Siska dengan cueknya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
Sopir Perkasaku, Hamili Aku

Sopir Perkasaku, Hamili Aku

Ekspresinya seperti orang yang baru menyusun potongan puzzle yang tidak ingin ia selesaikan. “Susan ….” Suaranya lebih pelan dari biasanya. “Apa maksudnya tadi?” Susan tidak langsung menjawab. “Menaikkan suhu tubuh secepat mungkin,” lanjut Rivan, alisnya berkerut. “Dia tidak mungkin—” “Memang apalagi?” potong Susan, lebih cepat dari yang ia rencanakan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
The Story Between Us

The Story Between Us

Bisiknya pelan. "Iya, bolehlah. Makanya lu gantiin gua sebentar ya.. Ntar gua kenalin deh satu-satu," ujar Siti. "Ah, nggak usah gua udah kenal mereka semua," tolak Asih yang langsung menyapa kedua pria itu dengan gayanya yang sok akrab. "Selamat sore, tuan-tuan ganteng.. Ada perlu sama Sizuka ya? Boleh kok dipinjam tapi harus ada komisinya," ucapnya genit tanpa malu.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Di Ujung Jalan

Misteri Rumah Di Ujung Jalan

“Memang kenapa? kita sama-sama manusia ‘kan? lagian di mata saya semua orang sama saja, Tapi saya paling enggak suka sama orang yang membohongi saya.” Asih pun terbatuk mendengra perkataan Saka yang baru saja di ucapkan. “Kamu kenapa? lagi enggak enak badan?” tanya Saka pada Asih. “Enggak, Pak saya baik-baik saja kok.” Jawab Asih. Asih pun lalu menyuap makanan di piringnya. Asih makan dengan lahap makanan yang dimasaknya, tapi kenapa kata pak Senin dia melihat Asih membuang makanan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sok asik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status