Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Sultan

Menantu Sultan

Raka datang ke dapur, lalu membuka freezer untuk mengambil sosis. “Ckk, dimana lagi sosinya? Ini bukan, ini juga bukan.” Ia ngedumel sambil mengeluarkan frozen food, dari mulai kacang polong, daging sapi, nugget dan makanan beku lainnya berserakan di meja dekat freezer. “Cari apa?” tanyaku karena tak tahan dengan caranya menemukan benda yang ia inginkan, “Sosis!” “Carilah pelan-pelan, sosis ada di bawah nugget.”
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 566 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
Prime Time Bersama Mas Polisi

Prime Time Bersama Mas Polisi

Demitrio mengangguk-anggukan kepalanya. "Kalau ini kamu tahu tidak?" Demitrio seragam babysitter merah muda dalam kantong plastik yang lebih besar. Rani merasa jantungnya nyaris lepas, saat sang polisi mengeluarkan baju seragamnya. Karena baju itu telah ia buang seminggu yang lalu. "Kamu bisu? Kamu tahu tidak seragam siapa ini?" Demetrio memukul meja kayu dengan kepalan tangannya.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
Pengasuh Polos untuk CEO Dingin

Pengasuh Polos untuk CEO Dingin

Dia meraih handel pintu apartemennya dan membukanya perlahan. "Selamat pagi, apa benar anda yang bernama nona Celina Adhitama?" tanya salah satu polisi. Celine mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menghilangkan kegugupannya, dia menelan ludahnya kasar sebelum menjawab pertanyaan dari polisi itu. "B-Benar pak, saya Celina. A-Ada yang bisa saya bantu?" "Mohon ikut kami ke kantor untuk dimintai keterangan mengenai penyebaran berita palsu di salah satu platform berita."
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
MARCO-POLO

MARCO-POLO

Semua orang terkekeh. Suasana dalam bunker ramai seketika. Polo meminta kepada Marco agar merelakan sepatu yang sudah dipakai oleh Chen dengan dalih pria Asia itu lebih membutuhkannya. "Kau pilih kasih, Polo! Mereka mendapatkan barang bagus, sedang aku hanya menjadi tukang congkel sedari tadi tanpa upah sedikitpun," ucapnya protes. Semua orang menahan tawa.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
Nazar Poligami

Nazar Poligami

Dirinya yang berkulit sawo kematangan, berpakaian kaos lusuh, dibalut jaket kulit yang sudah memudar warnanya dan banyak bagian yang mengelupas. "Jangan bercanda, Bang! Makanan disini seporsinya aja ada yang sejuta," tegur satpam. "Hah, itu makanan apa emas?!" tanya Bang Karmin kaget. "Ya udahlah, saya mau tunggu orang di sini aja ya, Bang. Ikut duduk!" ucap Bang Karmin kemudian. "Bolehlah," ucap satpam Ari yang mempersilakan Bang Karmin masuk ke pos satpam.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Ia terus meremas jemarinya yang diborgol, memikirkan bagaimana esok hari nama keluarga mereka akan menjadi sampah di seluruh penjuru negeri. "Lepaskan aku! Kalian tidak tahu siapa aku?! Aku Bianca Hartanto!" jerit Bianca, suaranya melengking memecah keheningan koridor kantor polisi. Tubuhnya meronta-ronta, membuat dua polisi yang memegangi lengannya kewalahan. Pikirannya masih tertinggal pada momen di mana Adriel memandangnya dengan tatapan jijik dan lebih memilih mendekap tubuh lemas Aira.
9.9113.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
Istri Polos Mas Duda

Istri Polos Mas Duda

tidak lupa juga ia menyiapkan satu set seragam sekolah yang akan Sean kenakan hari ini. ***** Di meja makan sudah ada Ibu Stela dan Ayah Bagas, dengan Hanum yang kini tengah melayani sang suami juga anak sambungnya. "Sean ingin sarapan dengan apa?" tanya Hanum. "Roti dengan selai kacang saja, Mommy," sahut Sean. "Baik. Bapak, mau apa? Roti juga?" kini Hanum bertanya pada Arkan. "Hm," balasnya hanya mendehem.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

Tak lama setelah itu, video itu masuk ke halaman utama situs web populer Boroboro. Fikri membuka video itu dan melihat sepotong video yang menampilkan Polo. "Halo semuanya! Aku Polo! Hari ini aku akan membawa kalian semua untuk mencicipi ceri seukuran bola pingpong! Ini adalah ceri terbesar di seluruh internet!" Polo mengeluarkan ceri dari tangannya. Ceri-ceri itu seukuran bola pingpong! Mereka berkilauan dengan kulit ungu kehitaman yang cantik, membuat siapa saja tergoda untuk mencobanya!
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

Genevi melontarkan kebohongan dengan mulusnya. “Ah, lantainya sungguh licin, ya?” kata Polas, menyeringai menyebalkan. Selena mendengus. “Tutup saja mulutmu dan duduk di sini.” Polas terkekeh dan menghempaskan tubuhnya ke kursi di samping Selena. Sementara itu, Alaric berpamitan untuk kamar mandi. Pagi itu, Alaric baru selesai berolahraga saat Polas datang.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
Menaklukkan Gadis Polos di Bus

Menaklukkan Gadis Polos di Bus

Gerakan tubuh bawahku semakin beringas, seolah ingin menumpahkan seluruh emosi yang selama ini terpendam. "Kamu lihat baju yang kupakai? Beli di Shopee, diskon murah meriah dan gratis ongkir!" Pemuda itu tertegun, lalu matanya terbelalak melihat kerah bajuku yang sudah memudar warnanya. Dengan nada tidak percaya, dia berkata, "Lalu bagaimana bisa kamu melakukannya? Wajahmu juga nggak tampan." Orang-orang ini terlalu dangkal. Mereka pikir mengejar gadis kalau bukan dengan uang, ya dengan tampang.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai sok polos
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status