Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Gelap Tuan Arrogant

Istri Gelap Tuan Arrogant

Kinanti menunjukkan sebuah cangkir berisi kopi di dalamnya, itu adalah milik Adam. "Kopi," jawab Adam santai. "Sudah pernah merasakan mandi air kopi panas?" Tangan Kinanti memegang gelas bersiap-siap untuk menyiramkan pada wajah Adam. Namun, gerakan Kinanti terbaca sehingga dapat dicegah. Dengan cepat Adam memegang tangan Kinanti, sebelum kopi panas itu benar-benar mengenai wajahnya yang tampan.
9.74.1M viewsCompletedAdded to Library 124.4K Times as status kopi
Show Reviews (890)
Read
+Library
Customer Ios
ceritanya bagus..saran dari sy kenapa ceritanya gak d asingkan aja judulnya contohnya kisah Mauren judul lain..kisah serena judul lainjadi bab nya gak kepanjangan..soalnya sy ada baca d aplikasi lain seperti itu..saran aja sih
tea gendis
karna harga koin mahal tapi sekarang bisa setelah nonton iklan,bisa buka novelnya terima kasih author sukses selalu udah sampe bab 290,gk sabar baca lagi dan lagi nunggu besok lagi ah dapet koin grtis
Read All Reviews
I Coffee You

I Coffee You

Mereka tidak ada yang tahu tentang tempat tersebut, kalaupun Kiki tahu lebih pada jika dirinya menyukai menu disana. “Mas pesan XCoffee buat kita?” tanya Kiki setelah memberi kode jika pekerjaannya akan dimulai. “Memang kenapa? Kopinya enak, aku belum menemukan kopi yang seenak ini.” Diego mengatakan dengan santai sambil meminum kopi miliknya. “Apa yang nggak enak buat kita kalau gratisan.” Kiki mengatakan dengan santai yang ditanggapi dengan suara tawa Diego “Mas, rapikan penampilan. Kalau mau cepat pulang, buruan berdiri.”
101.1K viewsCompletedAdded to Library 27 Times as status kopi
Read
+Library
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Mas jangan menggombal pagi-pagi, nanti aku nggak konsen nuangin kopinya.” Kai tertawa, lalu ia sedikit mengendurkan pelukannya supaya Kira bisa fokus menuangkan kopi. Kira menyerahkan kopi itu pada Kai. Kai terpaksa melepas penuh pelukannya, tangannya terulur menerima cangkir kopi tersebut. Lalu Kai menyeruputnya perlahan-lahan. “Perfect,” puji Kai sambil tersenyum samar pada Kira. “Kopi ini seperti kamu. Bikin candu.”
9.350.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as status kopi
Show Reviews (15)
Read
+Library
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Read All Reviews
Mari Bercerai, Paman Kai!

Mari Bercerai, Paman Kai!

Semua sudah terekam di kepala Sera. Meski terkesan acuh, nyatanya Sera memperhatikan detail kecil yang Kai lakukan selama beberapa bulan ini. "Kopinya tinggal nunggu sebentar lagi, dan sekarang bisa sambil bikin roti toastnya aja," gumam Sera. Mesin kopi yang dibuat khusus oleh Kai mulai sering digunakan oleh Sera.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 656 Times as status kopi
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

“Kabarku baik-baik saja. Bagaimana denganmu, Gerd?” Gerd tertawa lebar. “Aku baik. Sudah sangat lama kita tidak bertemu. Masuklah. Kamu ingin beberapa mangkuk mi buatanku?” Gerd melangkah masuk ke dalam kedai, diikuti oleh Septian. “Tidak. Kopi saja.” Septian menjawab singkat. Lagi, Gerd tertawa mendengar jawaban dari Septian. “Kamu tahu kedaiku bukan kedai kopi, kenapa pesan kopi?”
3.0K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as status kopi
Read
+Library
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Joko menatapnya dengan waspada. Adam menyeringai. “Tes buat kopi,” katanya. “Di sini, salah satu tugas utama OB itu memastikan pasokan kafein para karyawan tidak terputus. Kalau kopi lu enak, hidup lu bakal aman sentosa di sini. Kalau kopi lu payah, siap-siap saja disindir seharian.”
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as status kopi
Read
+Library
Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Mendadak di Pelaminan dengan Mantan

Dilihatnya Niki, assistantnya tengah berdiri dihadapannya membawa segelas kopi yang Killian pesan. "Kopi Anda. Espresso, disangrai sampai gelap, triple shot, dengan gelas keramik hitam. Dipastikan sangat pahit dan mengembalikan konsentrasi Anda," jelas Niki dengan senyuman was-was, takut Killian memintanya pergi memesan kopi baru lagi hanya karena permukaan gelas ada sedikit bekas jari atau karena takaran air yang tidak sesuai tarakan dia inginkan.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as status kopi
Read
+Library
Kopi dan Lemon:  Wanted Husband Series

Kopi dan Lemon: Wanted Husband Series

"Adanya apa? Toppingnya maksud gua?" "Nggak ada topping, bang. Kalo kopi ada cream nya," sahut Mario. Ia sudah pernah menyarankan kepada Alya untuk mengikuti tren pasar tetapi Alya dengan tegas menolak. Ia hanya menyajikan makanan dan minuman kesukaannya. Terlebih lagi ia ingin mempromosikan minuman sehat yang berbahan dasar buah dan yogurt. "Ya udah, deh. Itu aja nggak papa."
1017.2K viewsOngoingAdded to Library 534 Times as status kopi
Read
+Library
Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Ia masuk ke dalam mobil membawa kopi pemberian Dion yang baru dinikmati saat berada di kursi penumpang. “Hhm ... hazelnut. Mas Dion minum kopi kayak gini? Bukannya Venus bisa alergi kalau kena ini. uhh ...” Rei bergumam penuh tanda tanya lalu menyesap kopi tersebut tanpa masalah meski ia tidak begitu menyukai kopi dengan tambahan perisa hazelnut seperti itu. Mata Rei lalu membaca pesan yang tertulis di gelas kopi yang tengah ia pegang. Biasanya barista akan menuliskan pesan berupa nama pembeli kopi namun kini yang dibaca Rei adalah pesan yang cukup aneh.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 175 Times as status kopi
Read
+Library
Morning, Tuan Anu

Morning, Tuan Anu

"Aku yakin kamu tidak akan marah, benar kan?" "Kamu sangat percaya diri, aku suka itu," sahut Keanu dengan sebuah senyuman kecil di wajahnya. Setelah beberapa saat terus menggoda, akhirnya wanita tersebut beralih mengambil kopi yang ada di dekatnya. "Tuan, ini kopi spesial buatan saya," ujarnya sambil memegang kopi tersebut dan menyodorkannya ke mulut Keanu.
1020.5K viewsCompletedAdded to Library 450 Times as status kopi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status