Tukang Pijat Tampan
Hanya terdengar suara televisi yang masih menyala di latar belakang dan detak jam dinding yang pelan.
Akhirnya, Pak Sudirman membuka suara lagi, kali ini dengan nada yang lebih tenang tapi tetap serius.
"Laras, dengarkan Papa baik-baik," katanya sambil menatap putrinya dengan mata yang penuh kekhawatiran. "Papa bukan melarang kamu untuk punya pacar. Papa juga bukan orang yang meremehkan profesi artis atau pekerjaan orang lain. Tapi ini tentang keamananmu, tentang masa depanmu, tentang reputasi keluarga kita."