Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

ucap Mas Bima lantang. Hening . . . Tak ada yang melakukan apapun, hanya suara cicak yang mendominasi di langit-langit rumah. Sepertinya sang cicak ikutan bereuforia, karena aku sering menembaki bangsanya dengan karet dan sekarang, hewan itu senang karena aku dijatuhi talak.
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Baca
+Pustaka
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

“Wah, Opa bakal bangga kalau denger cucu menantunya mulai jago gombal.” “Ya gara-gara kamu juga, aku kebanyakan kena virus bucin.” “Bucin? Wah, itu bukan virus, Saser Itu gaya hidup.” Mereka berdua tertawa bersamaan. Tawa yang lembut, tulus, dan entah kenapa terasa seperti musik pengantar malam yang sempurna. Setelah tawa mereda, suasana berubah jadi lebih hening. Hanya terdengar suara jangkrik di luar dan deru angin kecil yang menembus tirai.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Wajahnya terus-menerus bergumam membacakan sesuatu, tanpa perduli dengan omongan makhluk itu. HAHAHAHAHAHA…. Makhluk itu terus-menerus tertawa, seperti sedang mempermainkan Bapak dengan asap putih yang dikeluarkan sekarang. Suara tertawanya menggema ke seluruh hutan, seperti tertawanya sesosok raksasa yang tinggi besar dengan suara yang sangat nyaring.
10126.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Baca Semua Ulasan
Jodoh Pilihan Dewa

Jodoh Pilihan Dewa

Beberapa saat suasana menjadi sunyi, hanya suara jangkrik yang tiba-tiba muncul di benak Li Xiao Le, sedang menertawakannya. Tapi tidak lama kemudian tawa Timmy kembali meledak menimbulkan kebingungan di benak Li Xiao Le.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Pada saat yang sama, terdengar suara Damian berteriak, "Sudah hampir tengah malam, cuacanya kering, hati-hati dengan api!" Suara Damian yang memang sudah melengking, bergetar karena terlalu dingin, sehingga terdengar seperti ayam jantan yang sedang berkokok dan dipegangi lehernya. Suaranya terdengar sangat lucu. Lyra tidak bisa menahan tawa. Kaisar mendengar tawa itu dan menoleh ke belakang, dan melihat senyum mengembang di wajah putihnya, seperti bunga persik putih yang mekar di malam yang dingin.
984.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Baca
+Pustaka
Cucu Kegelapan

Cucu Kegelapan

Gerak bibir mereka seperti sedang berbicara. Citra kelabu itu perlahan memudar menjadi kabut yang mengaburkan penglihatan. Suara tawa tiba-tiba menggelegar, menciptakan gema yang menggiriskan hati, seakan ia keluar dari palung kematian.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Baca
+Pustaka
Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Justru lebih tenang dari yang seharusnya, seperti seseorang yang sedang menyampaikan fakta cuaca. "Seekor anjing bukanlah kakak seniorku." Ia tidak berbisik. Tidak pula berteriak. Nada bicaranya sama persis dengan cara orang menyebutkan nama sebuah kota atau angka dalam tabel. Keheningan berlangsung dua detik. Lalu tawa meledak dari bangku penonton seperti air bah yang membobol bendungan. "HAHAHAHA! Dia bilang anjing!"
9.71.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.8K kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Rianoir
Terima Kasih Semuanya. Kisah Ryan Pendragon Tamat sementara di Season 1 ini. Mohon Maaf jika Ending ini terasa aneh, karena memang masih banyak yang perlu di eksplor. Tapi secara cerita, Ryan sudah balas dendam ke Lucas, dan juga keluarga Pendragon. Meski sebenarnya masih ada misteri lagi(⁠≧⁠▽⁠≦⁠
Chian May
satu2nya novel favorit, cerita karakter dan kisah yg sangat cocok dengan kenyataan tapi sayang perang belum dimulai pernikahan dgn siapa belum tau dan siapa ibu dari cornelius juga belum ada gambaran ceritanya sudah mau tamat ya udahlah mau gimana lagi trima kenyataan aja trimaksih othor ats crtanya
Baca Semua Ulasan
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Ya. Suaranya sudah sampai ke atas tanah.” Tiba-tiba, tanah di bawah kaki mereka bergetar ringan. Lampu senter Raksa berayun dan dari arah lembah terdengar bunyi “ngunggggg…” panjang, mirip seperti suara gamelan raksasa yang dimainkan jauh di perut bumi. Ratih menjerit pelan. “Itu bukan angin! Alat getarku ikut hidup!”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Brrrtttttt Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah hutan, suara itu seperti sebuah suara yang terlihat senang, suara-suara tersebut seperti berteriak kegirangan. Bahkan, sosok yang tinggi besar itu terlihat menyeringai kepada seseorang yang sedang berdiri disana. Seperti ada seseorang yang bisa membuka jalan baginya untuk masuk dan mengacak-ngacak semua yang ada di Kampung Halimun ini.
9.631.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 807 kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Ingatan yang menyiksanya terasa melayang-layang di permukaan matanya. “Ja-jangan...” Cicitan akhirnya terdengar setelah besarnya usaha ia menimbulkan suara. Tenggorokkannya tercekat seakan sesuatu menahannya berbicara. Dia merasa seperti sesuatu menutup jalur napasnya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai suara cicak seperti tertawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status