Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Kepulan asap dari bara yang di kasih minyak wijen, mengoar ke wajah ibu penjual sate. “Pakai kerupuk, atau tidak Mang.” Tawarnya lagi. “Tidak usah, tusuk satenya saja di banyakin.” Dua orang laki-laki bertubuh tegap penuh dengan tato di sekujur tubuhnya, ikut duduk di sisi lain meja yang menjadi alas Lawen makan. Mata mereka sangat tajam memandang ke arahnya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
Surat Wasiat Istriku

Surat Wasiat Istriku

Air mata terus mengalir meratapi nasibnya yang tak beruntung. “Tidak Farah bukan waktunya kamu menangis, kamu harus kuat sampai waktunya tiba,” ucapnya memberikan semangat pada diri sendiri. Farah kemudian mencari kertas di laci dan pulpen Dia lalu menuliskan semua keluh kesahnya di dalam kertas itu. Dan membuat sebuah surat wasiat untuk Fattan dan juga Falisha. “Apakah Mas Fattan mau melakukannya demi aku? Ya Allah lancarkan semua yang aku minta. Aku ingin menyatukan kembali mas Fattan dan Falisha. Aamiin.” Doa Farah untuk mereka berdua.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Apa maksudnya coba? Saat melihat kartu terselip di bunganya, aku sudah berharap mendapatkan ucapan 'I miss you' atau 'I love you' atau gombalan yang lain. Eh, tahunya nggak ada tulisan apa-apa. Sepertinya ini gara-gara malam sebelumnya Vina bilang akan menyampaikan salamku pada Andre, dia kepedean seolah mendapat tiupan peluit start, dan langsung menghujaniku dengan banyak perhatian.
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai surat ra kartini
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Baca Semua Ulasan
Rahasia Ayah Anakku

Rahasia Ayah Anakku

"Ahhhh, males ahhh." Protes Kania sambil mencubit pinggang Nick yang langsung tertawa. "Maaf Sayang, nggak tahan untuk nggak goda istrinya yang luar biasa cantik jelita, pintar dan berhati mulia." "Nggak mau ahh, itu mah ibu Kartini!" "Okay diulang, senangnya punya istri yang pinter, cantik, seksi, tubuhnya indah, dadanya bes_"
9.822.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 846 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
KASTA HARTA DAN CINTA

KASTA HARTA DAN CINTA

Yang pertama ia temukan adalah SIM A milik seorang pria bernama I Made Aryajaya. Setelah melihat nama dan foto yang tertera diatas kartu itu, gadis itu tertegun. Tangannya terasa dingin, ia merasa sedih dan hampir menangis. "Kamu tidak apa-apa kan?" tanya Gek Trisha terlihat cemas. "Oh… ng-nggak apa-apa kok," jawabnya sedikit terbata-bata. Kemudian ia menghela nafasnya dalam dalam, dan melanjutkan memeriksa isi dompet itu.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Cinta Dalam Sangkar Rahasia

“Kenapa nggak bilang lebih awal?” Lalu ia menyadari sesuatu. Di balik bingkai kosong itu, di bagian belakang kayunya, ada sesuatu yang terlipat. Ia membuka dengan hati-hati. Secarik kertas kecil. Gambar tangan. Sketsa. Dua gadis berdiri saling membelakangi mirip The Porcelain Heart tapi kali ini salah satunya memegang sesuatu sebuah surat tak terkirim.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
Rumah Angker Warisan Bapak

Rumah Angker Warisan Bapak

Ia mengangkat surat itu dengan tangan gemetar, dan seketika itu juga mulutnya terbuka, memanggil nama Hendra dengan suara hampir berteriak, "Yah, Kartika pergi!" Hendra yang tengah duduk di ruang tamu, mendengar suara istrinya. Dengan langkah pelan, ia menghampiri Anis dan menerima surat itu. Mata tua itu menatap kosong, membaca tulisan tangan Kartika dengan perlahan. Setelah selesai, dia hanya menghela napas panjang, seperti ada beban berat yang terlepas. "Ya sudah... mungkin ini memang sudah jalannya," jawabnya datar. "Sebaiknya memang keluarga kita tak usah lagi berurusan dengan Kartika. Lha wong Broto saja tidak mau..."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

sahut Satria, masih menadahkan tangannya dengan tersenyum tipis. “Shitte! Benar-benar, Bocah tengik ini menguji kesabaranku,” umpat Kirana, seraya mengambil benda berbentuk kartu kecil itu dengan ragu. “Mana, Mbak!” tagih Satria nggak sabaran. “Tuh!” Kirana menaruh KTP miliknya di tangan Satria dengan kasar. Satria pun tersenyum penuh kemenangan, sambil membaca nama lengkap yang tertera di dalam KTP milik Kirana.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
Mahligai Skandal

Mahligai Skandal

Ia duduk di bagian kepala Victor sambil memperhatikan wajah sahabatnya yang tampan, akan tetap menyimpan sejuta kesedihan tertutup rapat tiada seorangpun yang tau selain dirinya dan pemilik bumi ini. "Alhamdulillah... dia sehat, may? wajahnya persis kamu.." Rona bahagia terlukis di wajah wanita paruh baya bernama Kartini. Berdiri menggedong seorang bayi mungil yang baru saja hadir ke dunia ini.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
Calon Ipar Kesayanganku

Calon Ipar Kesayanganku

Dan benar saja, dia menemukan sebuah kartu kecil bertuliskan, "Selamat makan Kirana, semoga kamu tidak sakit lagi" Kirana diam sejenak setelah membaca pesan dari pengirim sarapan misterius itu. Rasanya tidak mungkin Chandra mengirimkannya, sudah bertahun-tahun lalu semenjak Kirana melihat versi Chandra yang romantis dan perhatian padanya. Apakah Kaivan??
823 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai surat ra kartini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status