Pijatan Nikmat Sang CEO
"Kita semua membutuhkan seseorang yang percaya pada kita, terutama saat kita lupa cara percaya pada diri sendiri."
Sesuatu yang hangat menyebar di dada Nathaniel—bukan gairah yang membara, melainkan rasa aman yang tenang, seperti api perapian di malam dingin. Mungkin ini yang dimaksud dengan pulang ke rumah, pikirnya. Bukan tempat fisik, melainkan ruang di mana kau bisa sepenuhnya menjadi dirimu sendiri.
Keesokan paginya, Nathaniel bangun lebih awal dari biasanya. Ia duduk di meja kerjanya, membuka laptop dan mulai mengetik email ke seluruh karyawan Horizon Enterprises.