Samaran Terakhir
Lena sendiri merasa tubuhnya mulai kehilangan suhu bukan dingin, tapi hampa, seperti ide yang tak kunjung ditulis.
Hanya satu halaman tersisa.
“Untuk menyelamatkan dunia ini, kamu harus menulis ulang siapa kamu sebenarnya.”
Ia menatap kalimat itu, merenung. Apa artinya “menulis ulang diri sendiri”? Apakah ia harus menghapus semua yang ia yakini tentang siapa dirinya? Ataukah ada sesuatu yang selama ini ia tolak untuk akui?