Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Numpang Memandikan Jenazah

Numpang Memandikan Jenazah

Sedangkan, aku menatap pemandangan di ruang tamu yang telah dipenuhi barang-barang yang akan digunakan untuk mengurus jenazah. Sebuah tikar yang terbuat dari anyaman bambu diletakkan di bawah jendela, kemudian di sebelahnya telah tersedia kain kafan, minyak wangi, kapas, bedak, dan kapur barus. Melihat semua peralatan itu tubuhku meremang. Terlebih seperti ada angin yang bertiup dan membuat tengkukku terasa dingin. "Mel, kamu lagi apa?" panggil ibu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
Jenazah Suamiku

Jenazah Suamiku

Aku begitu terharu, akhirnya bisa juga mengadakan acara tahlilan untuk almarhum, walau lewat rezeki yang tak kuketahui siapa pemberinya. Acara berlangsung khidmat, walau air mata ini tak hentinya berjatuhan, antara sedih, lega juga terharu karena aku tak pernah membayangkan bisa mengadakan acara kecil-kecilan ini. Semoga almarhum semakin tenang di alam sana, dan di tempatkan di surga Allah. Amin.
9.9261.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
Acara Syukuran di Rumah Mertua

Acara Syukuran di Rumah Mertua

Karena acara sepertinya sudah dimulai. Kenzie dan Ibunya langsung duduk berbaur bersama tamu undangan yang lainnya untuk mengikuti acara pengajian yang sedang berlangsung. Setelah acara pengajian selesai, barulah acara dilanjutkan dengan menikmati hidangan yang sudah disajikan oleh tuan rumah.
1051.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
Dokter Tampan di Pavilliun

Dokter Tampan di Pavilliun

Kami berdua menangis. Lamaran yang seharusnya membahagiakan berubah pilu. Acara juga sebenarnya belum selesai karena ada berita duka semua sesi acara terpaksa disudahi. Tak mau merepotkan saat situasi bwgitu berduka, aku pulang dijemput Bang Gaza. Mas Faiz harus mengurus surat-surat kepulangan untuk Saina dan orang tuanya. Aku baru akan kembali melayat besok saat acara pemakaman Saina.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
IBU SUSU UNTUK ANAK PEWARIS

IBU SUSU UNTUK ANAK PEWARIS

Hari semakin sore, mendung semakin menggelayuti langit seolah ikut merasakan keadaan hati wanita yang kini bersimpuh di depan gundukan tanah merah di depannya. Satu per satu orang-orang yang ikut bertakziah mulai meninggalkan pemakaman setelah rangkaian acara selesai. Hanya tersisa tetangga sebelah, Aira dan tentu Alexander. Sang tetangga terus menghibur dan menyemangati Aira sebelum wanita umur awal empat puluhan dan suaminya juga berpamitan. Meninggalkan Aira yang deras air matanya semakin deras membasahi gundukan tanah di depannya.
9.8762.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.8K kali sebagai susunan acara takziah kematian
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Rosemala
maaf ya teman2 bila menemukan bab yang dobel, itu BUKAN DISENGAJA. ITU HANYA SALAH TEKNIS. pasti akan saya betulkan setelah melapor ke editor. jadi, tidak perlu memberikan bintang sedikit hanya gara2 bab dobel. isi bab yang dobel selalu saya ganti dengan bab baru
Baca Semua Ulasan
WANITA SIMPANAN

WANITA SIMPANAN

Dia pergi tapi tidak dengan kenangannya. Acara takziah selesai. Semua kembali ke rumah masing-masing. Sedang aku? Di sini aku duduk di atas ranjang tempat peraduan kami. Kupandangi sekeliling kamar yang meninggalkan kenangan akan dirinya. Kupeluk bantal yang selama ini dia gunakan. Kuhirup kuat wangi tubuh yang masih menempel. Harum. Seolah aku sedang memeluk tubuhnya.
1044.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Lekas kutinggalkan mereka berdua di ruang tamu dan aku melenggang ke dapur untuk beres-beres juga menyiapkan cemilan nanti untuk orang-orang tahlilan. *** Adzan isya sudah berlalu. Aku pun telah usai melaksanakan empat rakaat tersebut. Semua piring dan toples juga sudah penuh dengan beberapa macam makanan ringan dan kue basah yang kupesan via online sebelumnya. Satu persatu orang mulai berdatangan. Memenuhi tikar yang sudah dipersiapkan. Acara mendoakan almarhumah Mama sebentar lagi akan dimulai. Dengan khidmat kami melalui acara tersebut tanpa halangan apa pun sampai pukul sembilan malam acara baru selesai.
9.552.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
Luka di Balik Senyum Istriku

Luka di Balik Senyum Istriku

"Walaahh, begitu toh. Pantesan saya lewat di sana tampak sepi." "Iya, Bu." Satu persatu rangkaian acara tahlil di mulai dengan mengundang seorang kyai ternama di kota mereka. Hingga acara terakhir yaitu doa penutup, tak ada rintangan sama sekali. Acara tahlil di hati ke tujuh ini berjalan dengan lancar membuat Salwa serta keluarga bersyukur.
8.3118.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

"Oh, ya udah, gak apa-apa, Bu. Istirahat saja. Saya mau nutup gerbangnya dulu, ya." Aku mengangguk. Pria itu lantas berjalan untuk menuju gerbang masjid. Akan tetapi, belum juga langkahnya menjauh dariku, aku memanggilnya. "Pak, maaf, kalau boleh tau, ada acara apa, ya, Pak di dalam?" "Oh ... mau ada tahlilan, Bu." "Dalam rangka apa, Pak?" "Oh, kayaknya tahlilan kirim doa untuk warga sini yang belum lama ini meninggal. Keluarga yang pakai mobil itu." Pria itu menunjuk mobil Bang Robi.
1079.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
Istri Jaminan Sang Laksamana

Istri Jaminan Sang Laksamana

Andrew terus menangis saat melihat jasad ibunya dikeluarkan dari peti mati lalu dibawa ke sebuah kamar untuk dimandikan dan dipakaikan saree serta di dandani. Bibi Shimla akan melakukan proses pemandian dan Shawn juga akan ikut di dalamnya. Seluruh pelayat yang datang seluruhnya memakai baju putih tanpa warna lain sesuai dengan aturan upacara kematian. Tantria terus memeluk Andrew yang berada di luar ruangan sementara ibunya dimandikan. Di dalam Shawn tak berhenti meneteskan air matanya sembari ikut memandikan. Setelahnya, wajah Kiran akan didandani, dipakaikan saree, lalu akan dibawa ke krematorium untuk di kremasi.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai susunan acara takziah kematian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status