Terjebak Cinta Terlarang
sahut dari semua tamu undangan, begitu pun dengan kami berdua.
"Baiklah saya pamit dulu ya Pak, Bu, Mas Reno juga Mbak Maya!" Pak kepala desa pamit beliau menjabat tangan kami semua yang hadir.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Malam semakin larut, para tamu sudah berpamitan untuk pulang, dan Mas Susilo pun tak tampak diantara kami.
"Lho, lah kemana Susilo tadi? Kok tiba-tiba menghilang!" ujar Bapak sambil celingukan kesana-kemari mencari sosok Mas Susilo.