Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ambil Saja  Uangmu, Mas

Ambil Saja Uangmu, Mas

Sedetik Dua detik, bahkan sampai 5 menit aku berdiri di depan pintu, akan tetapi Aina tidak kunjung membukanya. "Kamu itu terlalu keras sama anak, apa salahnya kalau kamu ikut denganku?"
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 466 Times as tak sedetikpun
Read
+Library
Yang Tak Kunjung Padam

Yang Tak Kunjung Padam

pinta Pak Gatot lembut. Nawang terdiam lama. Lalu ia tersenyum kecil-senyum tanpa kehangatan. "Saya tidak peduli dengan sebutan apa pun. Tidak ngaruh soalnya. Tapi setidaknya ada satu hal yang patut saya syukuri sekarang," katanya pelan. Pak Gatot menunggu.
1019.0K viewsOngoingAdded to Library 380 Times as tak sedetikpun
Read
+Library
ISTRI RAHASIA DOSEN MUDA

ISTRI RAHASIA DOSEN MUDA

"Dih ... sensi banget yang habis diusir dari kelas. Salah sendiri, tumben-tumbenan telat. Mana telatnya nggak sadar diri lagi, sampai dua puluh menit." Kyra mendengus. "Namanya telat itu ya nggak bisa memilih. Aku juga maunya telat cuma lima menit biar si nyebelin itu nggak bikin malu." Terdengar tawa Sesil dari seberang telepon sana. "Meskipun nyebelin, Pak Ditto itu seksi tahu."
101.9K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as tak sedetikpun
Read
+Library
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Bastian berdiri, menepuk celananya dan berkata dengan dingin, “Mengidap penyakit akut dan tinggal di kamar pasien tunggal, itu sangat mewah. Sungguh sia-sia menghabiskan semua uang untuk hidupmu yang hancur.” Sebelum dia berbalik dan pergi, dia tidak lupa menjepit separuh puntung rokoknya ke dalam cangkir air Emma, “Uangnya harus masuk dalam waktu tiga hari, jika tidak, kamu tahu aku tidak akan bungkam.” Pintu ditutup. Dada Emma naik turun dengan keras, dia dengan kasar menyapu vas di samping tempat tidur, pecahan kaca beterbangan dan melukai wajahnya, tetapi dia tidak menyadarinya.
11.4K viewsCompletedAdded to Library 433 Times as tak sedetikpun
Read
+Library
Let Me Go, Mr. CEO!

Let Me Go, Mr. CEO!

"Cepat bicaralah, kuberi kau waktu lima detik sebelum martil ini meluncur ke lututmu!" ***
1054.1K viewsOngoingAdded to Library 2.1K Times as tak sedetikpun
Show Reviews (5)
Read
+Library
raisa regina
Awal bacanya serem takut2 tapi penasaran wkwkwk eh ternyata bucin juga ya Jaxton hihi how sweet jadi senyum2 bacanyaaa hahahahahahah. Semangat update nya ya thor, plis yg banyaaaakkk, penasaraaaaann wkwkwk
Nuada Airlangga
lebih gila dr sebelumnya,apa kehidupan sperti itu ada didunia nyata kak?smpek geleng2 kepalaku,awal nya benci dgn tokoh utama Bru bab 12 benci itu memudar dgn sendirinya.imajinasi kakak luar biasa,terkadang kita bisa bercerita krna kisah sendiri,crita dr orang lain atau dr membaca trus bisa kita
Read All Reviews
Lari dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan CEO Dingin

Lari dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan CEO Dingin

bisiknya sambil menepuk kursi kosong di sampingnya. “Aku tidak yakin,” gumam Sebastian. “Kursi ini terlalu plastik.” Sienna menahan tawa. “Ini bukan ruang VVIP, Tuan Dellier. Di sini, bahkan toilet bisa mengeluarkan suara horor.” Sebastian akhirnya menghela napas dan duduk. Tapi baru lima detik, ia langsung menatap gelisah ke arah meja pendaftaran. “Berapa lama biasanya menunggu?”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as tak sedetikpun
Read
+Library
Melahirkan Anak Presdir Posesif

Melahirkan Anak Presdir Posesif

Clara menatap kepada Maxime yang kini sedang menyuapkan potongan kecil kukis ke mulutnya dengan perlahan. "Kakek." Clara membuka suara. "Apa ini tidak terlalu cepat?" "Nak, tidak ada waktu yang benar-benar ‘tepat’ dalam hidup ini," jawab Maxime tenang. "Kadang kita menunggu, berharap, menunda karena merasa belum waktunya. Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa besok masih menjadi milik kita?"
1041.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as tak sedetikpun
Read
+Library
(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan

(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan

ucap Serayu, berusaha terdengar meyakinkan meski suaranya masih lemah. “Tidak. Saya ambilkan obat,” kata Sedanu cepat, tak memberi ruang untuk ditolak. “Kamu kembali ke meja, tunggu saya di sana.” Ia berlalu dengan langkah tergesa. Serayu menutup mata sejenak, mengembuskan napas pelan. Makin runyam saja rasanya. ***
10605.9K viewsOngoingAdded to Library 22.4K Times as tak sedetikpun
Show Reviews (75)
Read
+Library
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Kulamar Kau Dengan Sedotan

Kulamar Kau Dengan Sedotan

“Iyaaa… Iyaaaa…” Pak Bambang yang merasa sudah kalah itu hanya mengangguk dan berjalan kembali ke mejanya. “Tapi Ren…” ujar pak Bambang tiba-tiba. “Enggak mau pak,” ucap Rena. “Yeeee kamu mah. Dengerin dulu, Ren. Saya cuma mau bilang jangan lupa satu jam lagi ada rapat.” “Oohh itu, iya pak. Terima kasih udah diingetin,” ucap Rena malu.
1.6K viewsOn holdAdded to Library 57 Times as tak sedetikpun
Read
+Library
Paku Emas di Kepala Istriku

Paku Emas di Kepala Istriku

𝐴𝑑𝑜𝑛𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑎𝑑𝑖 𝑠𝑒𝑑𝑎𝑛𝑔 𝑎𝑠𝑖𝑘 𝑑𝑖 𝑎𝑑𝑢𝑘, 𝑠𝑒𝑗𝑒𝑛𝑎𝑘 𝑡𝑒𝑟ℎ𝑒𝑛𝑡𝑖 𝑘𝑎𝑟𝑒𝑛𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑎𝑡𝑎𝑝𝑘𝑢. 𝐼𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑑𝑖𝑎𝑚 𝑏𝑒𝑏𝑒𝑟𝑎𝑝𝑎 𝑠𝑎𝑎𝑡.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as tak sedetikpun
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status