Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Gelap sang Pewaris

Obsesi Gelap sang Pewaris

Dia tidak yakin bisa membalas semua itu. "Tidak, itu tidak akan terjadi. Kau boleh berpikir panjang dan mengantisipasi Apa yang akan terjadi ke depannya, tapi bukan berarti karena hal itu kau malah kembali stress. Kau harus bisa membedakan antara mengantisipasi resiko dengan sikap pesimis yang membuatmu tidak percaya diri."
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai takut akan sesuatu yang belum terjadi
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Masa Lalu

Jerat Cinta Masa Lalu

“Aku janji, itu gak akan terjadi, Ray.” “gak ada yang pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Kita cuma bisa menghindari apa yang kiranya akan menimbulkan kekacauan.” Laura mengangguk membenarkan statment Raynald. “Iya,” jawabnya. Sekali lagi ia mendengar Raynlad mendesah di ujung sana. “iya udah, kamu tidur sekarang. Istirahat. Sudah malam.”
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai takut akan sesuatu yang belum terjadi
Baca
+Pustaka
Kesayangan Mami

Kesayangan Mami

Berasa sedang di persimpangan jalan, tak tahu hendak mengambil langkah yang mana? Wajarkah jika aku masih merasa takut? Akan kejadian yang pernah menimpa. Jujur, aku hanya belum siap. Butuh waktu, dan kesiapan mental.
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai takut akan sesuatu yang belum terjadi
Baca
+Pustaka
Istri Sementara Tuan Adam

Istri Sementara Tuan Adam

Tanpa peduli apa yang akan terjadi nanti. BERSAMBUNG
7.518.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai takut akan sesuatu yang belum terjadi
Baca
+Pustaka
Perempuan Bermahar Lima Miliar

Perempuan Bermahar Lima Miliar

,’ kata Arumi terus menerus berpikir dan berpikir. “Yang aku takutkan, ada sesuatu yang akan terjadi kelak, Dik,” kata Hamizan di tengah isak tangisnya pada Arumi. “Sesuatu? Sesuatu apa maksudmu, Mas?” Kening Arumi berkerut hebat. Buah pikirannya pun seketika bertambah. Menduga-duga. Hamizan mendesah resah. “Entahlah, Dik, aku sendiri belum bisa menyimpulkannya. T-tapi … sejak sekarang, kita harus bersiap-siap terhadap segala kemungkinan. Apa pun itu.”
95.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai takut akan sesuatu yang belum terjadi
Baca
+Pustaka
My Pain Killer

My Pain Killer

"Ibaratnya gini, Beb. Lo takut keluar karena di luar bahaya, terus lo mengurung diri di tempat persembunyian lo, padahal lo udah lapar, lo tahanin aja karena takut untuk mencari makan keluar. Ujung-ujungnya lo bakal mati kelaparan, kan? Kaya gitu juga kebahagiaan, Beb. Lo takut sesuatu yang belum tentu terjadi, terus lo menghindari kebahagiaan. Yang ada lo jadi manusia yang cuma hidup raga doang, jiwa lo udah mati." Aku tak menjawab, mencoba meresapi lebih dalam kata-kata Tania. Memang benar apa yang dikatakan gadis itu, aku takut menghadapi hal yang belum tentu ada.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai takut akan sesuatu yang belum terjadi
Baca
+Pustaka
Memikat Hati Pangeran Kelas

Memikat Hati Pangeran Kelas

ucap Vindreya pelan di sela-sela tangisnya. “Takut apaan?” “Gue nggak tau. Gue tiba-tiba ngerasa takut kayak ada sesuatu yang buruk yang bakal terjadi.” “Harusnya lo nggak perlu takutin sesuatu yang belum terjadi.” “Tapi perasaan gue nggak pernah salah. Tiap kali perasaan gue nggak enak, setelah itu pasti hal buruk terjadi.”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai takut akan sesuatu yang belum terjadi
Baca
+Pustaka
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

Hagia berhenti sejenak, menelan ludahnya dengan susah payah, “aku cuma nggak mau dia terlalu berharap sama sesuatu yang belum pasti.” Megantara mengangguk pelan. Akhirnya ia mengerti dari mana ketakutan itu datang. Namun bukan berarti ia sepakat. “Kalau kita terus mikirin yang belum pasti,” ucapnya, “kita bakal terus ngorbanin yang ada sekarang. Sementara kita tahu kalau sekarang Ranu butuh kehadiran aku dan kamu.”
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai takut akan sesuatu yang belum terjadi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Pernah nggak sih terbangun tengah malam karena khawatir tentang hal-hal yang bahkan belum terjadi? Aku pernah banget. Psikologi bilang ini namanya 'anticipatory anxiety', dan cara mengatasinya ternyata lebih sederhana daripada yang kita kira. Pertama, aku belajar teknik grounding—fokus pada indera saat ini. Misalnya, menyentuh benda di sekitar sambil menyebut teksturnya, atau menghirup aroma kopi hangat. Ini membantu otak keluar dari mode 'what if' yang chaotic.

Kedua, aku mulai membuat 'worst-case scenario plan'. Daripada menghindari pikiran menakutkan, aku justru menuliskannya dengan solusi praktis. Contoh: 'Jika gagal presentasi, aku akan minta feedback dan latihan lebih banyak.' Proses ini mengurangi rasa helplessness. Terakhir, membatasi 'waktu khawatir'—15 menit sehari khusus untuk memikirkan kekhawatiran, lalu disimpan sampai besok. Awalnya susah, tapi lama-lama otak terbiasa bahwa tidak semua prediksi buruk perlu dihantam sekaligus.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status