Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kamalila (Kama & Kalila)

Kamalila (Kama & Kalila)

Terimakasih sudah hadir di hidupku dan memberikanku perasaan cinta yang sebelumnya tak pernah aku rasa . Kalila mengangkat alisnya bingung tak mengerti akan ungkapan terimakasih yang Fian beri untuknya. "Untuk apa? Memang aku melakukan apa?" Kalila nampak bingung dan kebingungannya makin bertambah karena Fian tak mau memberitahunya maksud dari ungkapan terimakasih itu. Fian hanya tersenyum dan menggeleng "kamu lapar? Cari makan yuk, nanti kita bisa melihat tempat ini lagi, kamu bebas mengunjunginya Kal. Asal kamu tau hanya kamu yang baru ku ajak ke tampat ini"
103.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Di penghujung kalimat Fendi pun disisipi tawa sinis yang lirih. Langkah Fahmi kini terhenti. Tangannya yang hendak membuka pintu mobil kini serasa membeku. Jantung di dadanya berdebar kencang dan jantungnya terasa memompa lebih cepat dari biasanya. “Kenapa jadi diam hah? Apa yang aku bilang ini benar kan?! Semua orang meninggalkanmu, Fen! Kamu lebih menyedikan dari aku!” Bersambung
10104.0K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

gumam Cal sangat lirih. Lirih sekali hingga nyaris tidak terdengar. Ia sedang berbicara pada ingatan kelamnya sendiri. Kalimat itu menggantung, tidak utuh, dan setelahnya Cal menutup mulut rapat-rapat. Tili, yang memiliki insting tajam, menangkap gumaman itu. Rasa penasarannya seketika bangkit. "Apa maksudmu, Cal?" tanya Tili menuntut. "Ada apa dengan lonceng itu?"
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 596 Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

Ternyata di dalamnya ada sebuah kertas. ~Faktanya, kamu tidak bisa bernapas saat sedang tersenyum~ Kalimat itu langsung membuat Faza mempraktikkan. Tersenyum sambil bernapas. “Eh? Bisa, kok!” gumam Faza. Ia mengerutkan kening dan membalik sisi kertas lainnya. ~Maaf, bercanda. Cuma pingin buat kamu senyum aja. Ttd, Fikri. ~
102.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Jadi bikin suasana seru karena ngakak gulang guling tiada henti sepanjang ice breaking before study ini. *** Pembelajaran bahasa arab pun di mulai. Hari ini ibu musrifah memberikan materi tentang subjek yang ada di dalam bahasa arab. Dan semua mahasantri wajib menghafalnya. Pada dasarnya di bahasa arab pun sama seperti di bahasa indonesia terdapat subjek predikat dan objek. Sementara pola kalimat dalam bahasa arab adalah predikat subjek dan objek. Subjek dalam bahasa arab di sebut fi'il, predikatnya di sebut fa'il dan objeknya di sebut maf'ul. Karena tulisan bahasa arab di mulai dari kanan maka susunan nya terbalik. Contoh nya : doroba zaidun amar.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

’ Lalu dibubuhi emoticon api tiga kali di belakang kalimat tersebut. Kata-kata itu terasa ambigu bagi Kira. Jelas-jelas caption Camelia mengandung penuh arti. Pertama, foto itu diambil di ruangan Kai, yang menandakan bahwa kata ‘bersamamu’ adalah bersama Kai. Kedua, kata ‘siang yang panas’ bisa berarti hal lain, bukan cuaca yang panas, tapi sesuatu yang membuat Kira berpikiran ke arah yang tidak-tidak. Misalnya aktifitas panas di antara mereka?
9.350.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Show Reviews (15)
Read
+Library
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Read All Reviews
Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

"Bagian Parenthetical ; keterangan aksi atau ekspresi yang dituliskan dalam skenario dan harus dilakukan oleh karakter ketika mengucapkan dialog tidak perlu kau ucapkan. Cukup kau lakukan. Dan, yang tertulis nama karakter ini.. baru kau ucapkan. Paham?" "Ah.. begitu. Baiklah. Kita ulangi. Maaf." Diara mengangguk. "Mulai!" ucap Diara lagi. "Astaga. Apa yang kau lakukan?" ucap Darel. Dengan datar. Lagi-lagi, Mila tertawa. "Wah.. kau kelihatan bodoh, Darel," kata Mila. "Darel.. kalimat itu.. seharusnya kau ucapkan dengan ekspresi terkejut. Sudah tertulis di situ, kan?"
103.0K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Ning Fiyyah balik bertanya setelah puas menertawakannya. Imaz hanya menggelengkan kepala. "Tanda-tanda orang jatuh cinta, diantaranya, tapi ini bertahap. Ketika bertatapan, hati deg-degan. Ketika ada hal mengesankan, ingatan selalu bersahutan. Yang paling dalam..." Ning Fiyyah tak melanjutkan kalimatnya. "Apa?" Imaz penasaran. "Tidak, ah..." Ning Fiyyah menggoda. "Ayolah...Ning." Imaz memaksa.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Masih menatap wajah adem suaminya, Senja mendekat lagi. "Kok nggak ada rasa apa-apa. Kata Fifi bikin ketagihan. Yang benar yang mana, sih?" ucap lirih Senja yang masih polos. Tanpa ragu dia ulang lagi dan cukup lama dari yang semula hanya sepersekian detik.
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

** — Ilham berdiri di sebelah Aaron. Keduanya sama-sama terengah. Roh pertama, kedua, ketiga… semua menghilang. Tapi udara masih dingin. Aaron menyeringai. “Jangan bilang masih ada satu lagi…” Ilham menatap langit. > "Bukan masih ada. > Tapi baru mulai." Dan dari langit… turun **tanda merah kecil.** Seperti tinta. Dan di udara, perlahan mulai terbentuk **satu kalimat:**
102.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as tanda-tanda kalimat fi'il
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status