Jangan Baca Novel Ini!
Tekstur kulit pipinya yang maskulin, kerasnya rahang dagunya, hangatnya genggaman tangannya, dan yang paling parah, sensasi otot perutnya yang keras di bawah telapak tanganku.
"Ya Tuhan, kenapa tanganku masih kerasa panas begini sih? Ini tangan berdosa banget udah pegang-pegang dosen sendiri!"
Tapi anehnya, bukannya merasa jijik atau takut, tubuhku justru memberikan respons yang sangat tidak wajar. Jantungku berdetak semakin kencang, napasku mulai terasa berat dan pendek-pendek, lalu di bagian bawahku, ada perasaan aneh.