Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Putri Buangan Jadi Kesayangan

Putri Buangan Jadi Kesayangan

Sementara Tesa duduk di hadapannya dengan canggung. Mereka tidak ke mana-mana, sang Lady hanya memberi isyarat kecil ke arah meja dekat perapian, meja tempat papan catur yang tadi dilihat Tesa berdiri tenang, bidak-bidaknya tersusun rapi seolah memang menunggu. Ia mengangguk. "Sedikit, Yang Mulia," jawabnya hati-hati, tidak terlalu yakin. Papa pernah mengajarkannya, namun permainan ini bukan keahlian Tesa.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as taruh di meja
Read
+Library
SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

SISTEM GILA MENGUBAHKU JADI DEWA

bisik Ariel dengan nada mendayu yang mengandung getaran hipnotis halus. "Tahukah kamu, Anak Muda? Banyak pria perkasa yang berakhir menangis darah di meja ini karena mengira mereka punya peluang. Di kartu ketiga nanti, aku bertaruh detak jantungmu akan mulai tidak beraturan. Menyerahlah sekarang, sisakan sedikit untuk ongkos pulangmu."
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 312 Times as taruh di meja
Read
+Library
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

“Aku mau lihat-lihat dulu aja!” Di atas meja sudah terbentang kartu-kartu remi yang sedikit lusuh, beberapa lembar uang kertas terlipat menjadi taruhan di tengah meja. Asap rokok menggantung di udara suasana riuh tapi tegang. Bayu memperhatikan saja. Basri dan tiga orang lainnya mulai memainkan ronde. Kartu dibagikan satu per satu dengan suara gesekan khas.
1050.0K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as taruh di meja
Read
+Library
Ry & Ruu

Ry & Ruu

"Aku udah nunggu dari tadi." Ry membuang muka, kedua pipinya menggembung. "Ruu bohong ya?" tuduhnya tanpa menatap Ruu. Alis Ruu berkerut. "Bohong kenapa?" tanyanya bingung. Ry menoleh dan menatap Ruu dengan tatapan menuduh. "Katanya mau nyisain meja strategis buat aku, mana?" Ruu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Itu ya?" Ruu meringis. "Masalahnya aku nggak tau meja yang strategis bagi Ry itu di mana, kalo bagi aku dua meja ini yang strategis."
4.3K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as taruh di meja
Read
+Library
Tiara Sang Penari Dan Juragan Sawit

Tiara Sang Penari Dan Juragan Sawit

Tiara berdiri dan berjalan ke arah belakang kursi roda Sari untuk dimajukan mendekati meja makan. "Segini cukup? Apa kurang maju atau mundur?" tanyanya. **** Hai semua.. baru sampai bab ini, jangan lupa untuk follow akun menulisku dan klik sukai / tambah (+) agar kalian bisa selalu update jika bab-babku hadir. Terima kasih 🍦
101.7K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as taruh di meja
Read
+Library
Bangkitnya Suamiku yang Perkasa

Bangkitnya Suamiku yang Perkasa

"Permainannya gampang, kok. Mereka akan memutar beberapa video pendek. Kalau detak jantungmu meningkat drastis, berarti kamu kalah. Yang kamu harus lakukan hanyalah menjaga kestabilan detak jantung. Hehe, permainan ini sangat cocok sama kamu. Tidak ada seorang pun yang bisa membuat jantungmu berdegup kencang." Sabai terlalu percaya diri, dia mengajak orang-orang untuk bertaruh. "Bagaimana kalau kita taruhan? Aku yakin, dia pasti menang." Selain Sabai, Vanzoe, Sania, dan Anisa, yang lain tidak begitu mengenal Theo. Mereka hanya tahu bahwa Theo adalah seorang pebisnis yang kaya raya. "Aku bertaruh dia kalah. Kalau aku kalah, aku minum 3 gelas. Kalau kamu kalah, kamu minum 1 botol. Bagaimana?"
9.587.9K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as taruh di meja
Read
+Library
Rahasia di Balik Meja Kerja

Rahasia di Balik Meja Kerja

Yang sekarang otomatis terasa sepuluh kali lebih mengintimidasi. “Silakan duduk, Rani,” katanya ramah. Nah, justru kalau terlalu ramah gini aku makin takut. Aku duduk pelan. Bu Mira memperhatikanku sebentar sebelum tersenyum kecil. “Kamu tegang?” “Sedikit, Bu. Sedikit banget. Sekitar sembilan puluh delapan persen.” Beliau tertawa kecil.
760 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as taruh di meja
Read
+Library
Saat Ibu Mertua Berdiri Dipihakku

Saat Ibu Mertua Berdiri Dipihakku

Pria dewasa itu adalah anak Tante Sonia dan om Wira yang ikut pulang dari luar negeri saat mendengar papa meninggal. Aku dan mas Dimas sama-sama melihat, namun aku langsung mengalihkan pandangan. Aku melirik tas kerja yang masih di sampingnya, namun kuabaikan begitu saja. Aku tak mau melayaninya lagi, apalagi di depan para tamu. Setelah meletakkan cangkir-cangkir berisi teh ke atas meja, aku hendak kembali ke dapur. "Di sini aja, Dwi." Mama menahanku.
13.1K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as taruh di meja
Read
+Library
Istri Kedua dr.Darish

Istri Kedua dr.Darish

jelas Intan. "Oke, baiklah. Saya akan tunggu dia di meja sana," tunjuk Jeremi ke arah meja nomor 15 di pojokan. Ia terlihat serius dengan perkataannya itu. " Kalau begitu, tolong bawakan pesanan saya sekarang," pungkas Jeremi tidak bersikap egois.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as taruh di meja
Read
+Library
Terpisah Sebab Pariban

Terpisah Sebab Pariban

Aku tanya kembali ke Laras sebab aku benar-benar tidak tahu. "Russian roulette." Jawab Laras dengan sedikit berbisik. "Permainan apa itu?" Tanya ku karena aku tidak tahu. "Ayo kita kesana!" Ajak Laras sambil menarik tangan ku. Kami pun berjalan ke arah meja yang sudah disediakan. Meja yang sudah disediakan tepat dimana Lina berdiri dengan kondisi hidungnya berdarah. Laras memberhentikan tarikanya pada tangan ku tepat di sebelah Lina berdiri.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as taruh di meja
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status