Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Dark Life

The Dark Life

Tasya meraih tasnya di lemari. “'Tumben kamu bangun pagi-pagi sekali?” Kayla masih berdiri di depan pintu. “Tara... lihat Tasya udah cantikkan?” Senyuman melebar di bibir tipis yang di poles lipstik merah mudah. “Hmm, ya kamu cantik!” Kayla melangkah pergi. “Eet, Kakak mau ke mana pagi-pagi begini dengan penampilan serapi ini?” Tasya memandangi Kayla dari ujung kaki sampai ujung kepala.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as tasya tasya
Read
+Library
Saat Aku Melahirkan Kau Tak Ada, Saat Aku Pergi Kau Menangis

Saat Aku Melahirkan Kau Tak Ada, Saat Aku Pergi Kau Menangis

"Reiner, kenalkan, ini sahabatku Tasya. Dia desainer interior." Reiner tersenyum dan mengangguk sopan, lalu lebih dahulu mengulurkan tangan. "Halo, aku Reiner." Mata Tasya saat ini sudah berbinar layaknya bintang. Dia terpaku beberapa detik sebelum akhirnya mengulurkan tangan dengan antusias. "Halo, halo. Aku Tasya. Aku sudah lama dengar namamu. Dulu waktu masih kuliah, kami sudah dengar banyak cerita soal kamu. Kamu benar-benar ... keren!"
1041.4K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as tasya tasya
Read
+Library
Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Tasya menyeka air matanya, lalu mengikutiku masuk ke mobil. Setengah jam kemudian, aku mengantarnya ke depan Fakultas Kedokteran Jimba. "Turunlah." "Pak Edo, kenapa Pak Yasan begitu baik padaku?" tanya Tasya. Aku takut gadis ini akan mengejar Yasan, jadi aku menjawab, "Yasan orangnya baik sama semua orang, jangan salah paham." "Kamu sepuluh tahun lebih muda darinya, dia hanya menganggapmu sebagai adiknya. Selain itu, dia sudah menikah dan punya anak. Anaknya bahkan sudah SMP, jarak umur kalian nggak jauh."
9.41.2M viewsCompletedAdded to Library 24.9K Times as tasya tasya
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“kayaknya.” “KAYAKNYA?!” Mama meledak. Selin menarik selimut lebih tinggi, seolah kain itu bisa menyelamatkannya dari ceramah pagi. “Selina Athalia Putri.” Mama melangkah masuk, berdiri di samping ranjang. “Kamu itu anak perempuan. Pulang jam dua pagi, nyetir sendiri. Kamu pikir Mama nggak capek mikir?”
10797 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as tasya tasya
Read
+Library
ADA DARAH DI DALAM AIR

ADA DARAH DI DALAM AIR

Gadis cantik itu dengan tak berperasaan menyiksa ketiga temannya. Anggara dan Toni ia gantung terbalik dengan kedua kaki yang diikat.Sedangkan Tasya meringkuk,tubuhnya yang bagian atas tak tertutupi oleh sehelai benang pun.Dan dipunggung Tasya mengalir deras cairan berwarna merah,disana juga tertulis beberapa huruf dan angka.Kira-kira seperti ini tulisannya 'T2S4'
105.1K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as tasya tasya
Read
+Library
Tersesat

Tersesat

suaranya antara percaya dan tidak percaya. Dari balik kegelapan, muncul dua orang gadis muda, dia adalah Naya Maharani dan Najwa Saghira. Tangan Nay menghunus busur, yang ditengahnya tertancap anak panah yang menyala ke-emasan. Busur dan anak panah inilah yang mendapat sebutan 'Dewi Larasati.' Keduanya mendekat, memastikan korbannya sudah tidak berdaya. Lalu dengan isyarat memerintahkan semua orang untuk melanjutkan langkah.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as tasya tasya
Read
+Library
Rasa

Rasa

Tanyanya dalam hati. "Eh, mungkin liat dari sini." Kyra lupa akan sebuah nama yang dijahit di jilbabnya. Jilbab biru bertuliskan 'Kyra Bellona Ayara'. "Aya, aya!!" Panggilnya dari kejauhan. "Fyuh, huh. A-abangmu ti-titip ini," ucap Kyra dengan napas yang terputus-putus. Kyra memberikan titipan yang tadi Abian berikan.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as tasya tasya
Read
+Library
Suka Tapi Tak Cinta

Suka Tapi Tak Cinta

Gengsi, Karena belum pernah berbicara dengannya. “Loh kenapa? Biar kamu bisa tau dia udah sampai ayat berapa.” Salsa mendesakku. Kemudian aku pun setuju dan menghampirinya. “Jundi.” Sapaku. “I..i..iya..” jawabnya sambil melihat ke arahku. “kamu udah sampai surah Al-haqqoh?” “I..Iya.” “Ayat berapa?” “Iya..eh..eee a..ayat sep..sep..sepuluh.” Jawabnya gugup, ntah kenapa.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as tasya tasya
Read
+Library
Arya Tumanggala

Arya Tumanggala

tanya Arya Lembana begitu prajurit tersebut dihadapkan padanya. "Nama saya Wyara, Gusti," jawab si prajurit setelah menghaturkan sembah. Usia prajurit bernama Wyara itu masih muda, kisaran awal dua puluhan tahun. Perawakannya gagah, dengan dada bidang dan perut rata, serta bahu yang kukuh. Wajahnya juga cakap, dengan garis wajah tegas dan pipi tirus. "Coba ceritakan padaku, bagaimana kau bisa kenal dekat dengan prajurit bernama Tumanggala itu," pinta Arya Lembana, yang lebih mirip sebuah perintah.
9.933.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as tasya tasya
Show Reviews (36)
Read
+Library
Artha Trishna
Wow, ini mutiara terpendam di GoodNovel. Sejauh ini satu-satunya cerita silat berlatar sejarah yang informasinya valid, enggak ngawur. Baca ini nambah pengetahuan sejarah. Nama-nama tokoh, juga bahasa dan istilah yang digunakan, semuanya pas sesuai dengan zaman yang diceritakan. Mantap, salut!
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Read All Reviews
IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

IKRAR TALAK UNTUKKU ADALAH MAHAR YANG KAU PINTA DARI SUAMIKU

Lanjut Maura panjang lebar. “Sialan! Kau bahkan tidak lebih baik dari Mbak Aya! Kelebihanmu hanya bisa hamil, makanya Mas-ku mau menikahimu!” pekik Tasya emosi. Muara muntab, emosinya naik ke ubun-ubun saat Tasya membandingkan dirinya dengan Sayaka. Dan apa katanya tadi? Kelebihannya hanya bisa hamil? Sialan!
9225.6K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as tasya tasya
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status