Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CEO CANTIK UNTUK ANAKKU

CEO CANTIK UNTUK ANAKKU

Setelah selesai bekerja dia akan membeli banyak coklat dan balon untuk anak panti. Selesai makan, Ardi langsung mengajak Rehan untuk pergi, di tengah jalan saat dia menjawab puluhan permintaan dari Rehan. Dia melihat ada seseorang yang tengah bercengkrama di kafe yang sebenarnya baru di buka.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
Gue, Adit. Mau Apa Lo?

Gue, Adit. Mau Apa Lo?

kekeh Tian yang terlihat ingin mengenal Adit lebih jauh. "Gue juga gak tahu sebenarnya gue ini anak siapa? Lo punya Bapak?" Tanya Adit seraya membuang tisyu ke tempat sampah. "He he he, bisa aja mas Adit, saya? Punya sih, tapi Papa saya gak kenal saya dari kecil," wajah Tian mendadak berubah jadi murung. "Masih mending, gue punya bokap, tapi kayak gak punya dari kecil, gimana tuh? Mau tukeran nasib gak? He he he," Kekeh Adit.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Rei berkomentar seraya mengambil sepotong Nutella Hokkaido dari piring. “Bi, kamu nggak mau?” tanya Tatiana karena Bian tidak bereaksi. “Tolong ambilin, Yang.” Tatiana pun mengambil satu slice kue buatannya dan memberikan pada Bian. Perempuan itu ikut mengambil untuk dirinya sendiri. Sesaat kemudian kue dengan lapisan premium cream cheese di setiap layer itu sudah lolos ke dalam perutnya. “Gimana, Bi, Rei, enak nggak?” Tatiana memandang kedua lelaki itu secara bergantian dan meminta pendapat mereka.
1068.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
CINTAKU EKSKLUSIF

CINTAKU EKSKLUSIF

barulah gue paham, rupanya mereka bertiga sedang bertanding catur. Gue pernah mendengar ada orang-orang di dunia ini yang memiliki daya fokus dan ingat luar biasa hingga bisa bermain catur dengan hanya memvisualkannya di dalam pikirkan. Namun Meganathan melawan kedua orang tuanya sekaligus. Sejenius apa wibu yang satu itu. Jangan-jangan itu alasan penambahan nama Mega di depan Nathan. Karena dia mega jenius. Sementara itu Tuhan dan bapaknya masih beradu tampar tangan. Tapi punggung tangan Tuhan sudah sangat merah dan gemetar macam orang kena Parkinson.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

“Halo Tante.” “Ya Aura, ada apa? bukannya kamu lagi syuting di Bogor dengan Sean?” “Emm iya Tante, baru saja sampai. Tante sibuk?” Aura berbasa-basi. “Lagi perawatan di salon, ada apa Sayang?” “Tante sudah tahu soal asisten pribadi Sean yang bernama Luna?” Di seberang sana, Helena Aaron tampak terkejut, “Asisten pribadi Sean bernama Luna? Setahu Tante asisten Sean bernama Tisa.”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
Cintaku Berlabuh di Sugar Daddy

Cintaku Berlabuh di Sugar Daddy

celetuk Reynald "Ehm ... Tuan Reynald mohon maaf, jangan diambil hati ya! Lola ini kan masih SMA jadi ngeliat Tuan pakai baju casual mungkin terlihat seperti anak SMA atau anak kuliahan." Mami bicara sambil menyenggol tangan Lola, "bukan begitu Lola?"
9.410.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
Musuhku Canduku

Musuhku Canduku

Kevin menelan ludah, suaranya semakin pelan. “Aku… aku nggak mau lagi diejek teman-temanku… mereka selalu tanya kenapa aku nggak punya Papa… kalau kamu datang… dan pura-pura jadi Papa aku… mereka nggak akan bisa ejek aku lagi…”
10793 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
Suamiku Tukang Tahu

Suamiku Tukang Tahu

POV Haris "Mbak Wati," panggilku kemudian. Wanita paruh baya itu mendongak, wajahnya tampak pucat saat bertatapan denganku. "Y--ya Tuan." "Ada hal yang Mbak Wati sembunyikan dari saya?" "T--tentu saja tidak Tuan. Memangnya apa yang saya sembunyikan dari Tuan? Bahkan saya juga tak berani untuk merahasiakan apapun dari Tuan. Saya sudah mengabdi cukup lama di rumah ini."
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 580 kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

“Bokap lo itu yang punya Lukito Grup. Suami lo, anaknya pak David Atma. tapi, lo-nya malah demen keliaran capek-capek nyari berita.” “Yang punya perusahaan itu bokap gue, sama bokapnya laki gue,” kata Cita menjelaskan. “Dan gue nggak ada passion di sana. Cita-cita gue itu mau jadi news anchor, terkenal dan punya fans di mana-mana,” kata Cita lalu terkekeh garing, saat mengingat nasibnya saat ini. Akan tetapi, ia tidak boleh putus asa. Sedikit lagi, cita-citanya itu mungkin saja bisa terwujud.
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tati cuek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status