Kelakuan Papa Mertua
Namun nadanya lemah, tidak senyaring buruk gagak aslinya.
“Ak – ak – ak.”
Bersamaan dengan bunyi itu air liur Karisma berlomba-lomba keluar. Dudung mengelap mulut Karisma menggunakan handuk kecil yang memang selalu dia bawa. Dengan gerakan kasar, Dudung meraup mulut Karisma.
“Dia ngomong apa, Dung?” tanya Vivi kepada Dudung yang berada di belakang kursi roda Karisma.
“Enggak tau, Nyonya. Dia memang hanya bisa berbunyi begitu.”