LANTING BRUGA
"Semua orang akan mati, kita berdua juga akan mati, perjalan hidup hanya akan berakhir pada kematian. Dimanapun kita berada, kematian selalu mengintai, tapi ingat satu hal. Jika kau mati, matilah dengan bangga, katakan pada leluhurmu bahwa kau mati karena melindungi nyawa semua orang, kau mati karena melawan kegelapan. Matilah dengan bangga, kau paham!"
"Aku ...aku paham."
"Bagus," ucap Seno Geni. "Ah, kenapa orang-orang di zaman ini begitu pengecut." Pria itu bergumam kecil seraya berjalan ke depan, sementara itu Dewa Beralis Tebal menelan ludah karena kesal.
"Kau sudah tua, tentu saja tidak takut dengan mati, tapi aku? Istri saja aku belum punya."
Bab Populer