Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam Panas dengan Dosen Tampan

Malam Panas dengan Dosen Tampan

Claire menyunggingkan senyumnya dengan sinis. “Lagian, kenapa kamu nggak menghubungi salah satu panitia WO? Mereka tahu aku sedang berenang,” sambung Claire lagi. Surya menelan ludahnya. Saking paniknya, dia tak bisa berpikir jernih.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
BREATHLESS (Losing You)

BREATHLESS (Losing You)

Gadis itu sedang membelakangi merek, dan nampak tengah asik mengobrol dengan seseorang di telpon. Cessa yang sedang menghadap bilik toilet, tak menyadari kehadiran ketiga seniornya itu. "I miss you so badly, you know. Pantes gak pulang-pulang, ternyata malah melancong ke jepang juga!" rengek Cessa dengan manja. Ketiga penguping ini tak dapat mendengar suara si penelpon, mereka semakin memertajam indera pendengaran.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
MENIKAH TERPAKSA

MENIKAH TERPAKSA

tanya Hendra “Ta-tadi saya kan sudah pamit sama njenengan (anda),” jawab Lita dengan wajah yang gelisah. “Iya! Tapi dari tadi aku telepon kenapa ndak diangkat-angkat? Di wa juga ndak dibac?” potong Hendra dengan nada agak meninggi.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
Di Dalam Tubuh Bos Tampan

Di Dalam Tubuh Bos Tampan

tanya Elira sambil mengibas-ibaskan tangannya. Tampaknya ramainya tempat makan berbanding lurus dengan suhu udara di ruangan itu yang menjadi lumayan panas. Bahkan AC yang menempel di pojok ruangan tak bisa membuat suhu di dalam ruangan menjadi bersahabat. "Denger ya," bisik Zidan, sengaja mengecilkan volume suaranya untuk menambah efek mencekam dalam berita yang akan ia sampaikan. "Apaan sih? Kamu ngomong biasa aja dah Dan!" protes Jennie. "Enggak kedengaran tahu, mana ramai begini."
108.5K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
GREET'S WILDEST DREAM

GREET'S WILDEST DREAM

Greet POV Aku memijat pangkal hidungku. Telingaku terasa panas, aku sedang berbicara dengan Pierce di telepon. Aku bertanya tentang apa yang terjadi pada Luna dan dirinya, tapi pria itu malah berbalik bertanya. "Is there something wrong with Luna?" "Is she ask anything about me?" "Maaf aku tidak mengatakan apapun sama kamu karena kupikir itu bukan waktu uang tepat untuk cerita apa yang terjadi padaku dan Luna”
1018.6K viewsCompletedAdded to Library 577 Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

"Pengantin baru pala lo peyang! Jangan kejauhan mimpinya, ntar jatuhnya sakit." Reza hanya tertawa lepas, suara tawanya memenuhi area parkir. Ia tidak terlihat tersinggung sama sekali. "Gue suka nih gaya lo yang jual mahal begini. Makin bikin penasaran." “Idih.” ***
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 382 Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Lanting Beruga tidak menyukai suhu seperti ini, lebih-lebih karena dia memiliki kecendrungan elemen api di dalam tubuhnya. "Paman," ucap Lanting Beruga, menggunakan bahasa isyarat untuk bertanya kepada pemilik toko tersebut, "Apa ada kedai makanan di tempat ini," menyadari dia telah salah bicara, Lanting Beruga memukul bibirnya sendiri, "Maksudku, apa kau mengetahui orang yang bernama Neji?"
9.33.2M viewsCompletedAdded to Library 82.5K Times as telinga panas ada yang ngomongin
Show Reviews (1034)
Read
+Library
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Read All Reviews
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

Wanita itu menggigit bibir bawahnya pelan sebelum kembali berbisik, "Badanku panas sekali." Kalimat itu diucapkan tepat di dekat telinga Sambara. Napas hangat Agnira menyapu kulitnya, membuat rahang Sambara langsung mengeras. Pria itu memejamkan mata sesaat, berusaha mengendalikan dirinya sendiri. Namun ketika kembali membuka mata, Agnira masih berada sangat dekat, dan bahkan terlalu dekat. "Agnira," bisik Sambara pelan.
1084.3K viewsOngoingAdded to Library 2.7K Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
Ranjang Panas Pengantin Pengganti

Ranjang Panas Pengantin Pengganti

jawabnya canggung. “Pendingin ruangannya menyala, Maverick. Bagaimana bisa kamu kepanasan?” jawab Valerie setelah ia melirik sekilas untuk memastikan pendingin ruangannya menyala. “A-aku juga tidak tahu. Aku hanya kepanasan,” dalihnya. Akhirnya Valerie menghela nafas dan mengikuti apa yang dikatakan Maverick meski sedikit kesal.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Kucubit pipi gembul itu. “Oiya, tantenya menyapa Fina pakai bahasa Indonesia? Tantenya bisa bahasa Indonesia?” “Bisa, Ma. Cuma nadanya agak cadel gitu. Makanya aku ketawa dengerinnya.” Gadis ini kemudian mempraktekkan cara wanita itu berbicara. Kami terbahak bersama. Tapi by the way, Kapan Bang Saga akan menelepon atau video call, sepertinya sudah lama sekali ia tak menghubungiku melalui video call.
9.379.1K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as telinga panas ada yang ngomongin
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status