Pacar Toxic
Tak lupa memoles wajah dengan bedak dan lipstik tipis, biar tidak terlihat kucel.
Sepanjang perjalanan Pak Tema hanya diam, laki-laki itu fokus pada jalan yang memang terlihat lebih gelap, daripada jalanan di Jakarta. Dalam hati aku sibuk menerka-nerka, apa gerangan yang ingin Pak Tema bicarakan denganku? Apa soal pekerjaan? Kalau iya, kenapa tidak langsung ngomong saja tadi? Kenapa harus ngajak keluar segala? Atau Pak Tema ingin menyatakan cinta, terus ngajak nikah? Tapi dia, kan, sudah punya Marisa. Masa iya cewek semulus itu ditukar sama perempuan dekil macam aku? Sadar, Luk! Kamu itu bak pungguk merindukan bulan.
Tak mau terus diteror penasaran, akhirnya aku memberanikan diri untuk berta
Bab Populer