Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

"Insyaa Allah, gue akan menetap di Jakarta biar bisa ketemu lo setiap hari." "Thanks, my best friend." Tisa mengangguk. Sasya kembali berhambur ke dalam dekapan hangat Tisa. Matanya melengkung membentuk bulan sabit. Sudut bibirnya terangkat ke atas. Sasya terus menerus bersyukur di dalam hatinya atas kembalinya kebahagiaan yang selama ini sempat hilang.
107.1K viewsOngoingAdded to Library 249 Times as tenang saja
Read
+Library
Kupu-Kupu Malang

Kupu-Kupu Malang

Sampai jumpa! ------ ------
1045.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as tenang saja
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Tanya ku khawatir "Memang aneh sih. Tapi tidak apa-apa Jang, kita lanjut jalan aja terus mungkin di depan ada ada sesuatu atau mungkin jalan keluar nya ada di depan sana" Ucap Aki Karma menenangkan Aku
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 27.3K Times as tenang saja
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

Tolong, katakan lagi! **** to be contonue ....
104.2K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as tenang saja
Read
+Library
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

“Mereka sukanya yang lembut, perhatian, yang bisa bikin mereka merasa terus berada di rumah. Memangnya kamu bisa?” “Lagipula .…” Dia melirikku dari atas ke bawah dengan merendahkan. “Badan kamu juga jelek. Bajumu juga norak. Aku beneran nggak mengerti pria mana yang mau sama kamu.” Tiba-tiba ponselnya berdering. Xena melihat nama penelepon, lalu menatapku dengan senyum menantang. Dia mengangkat telepon dan berkata dengan suara manja, “Iya, sayang … aku pulang sekarang ya. Jangan kangen, ya … muah muah .…”
8.3K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as tenang saja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status