Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

Bara kemarahan bercampur rindu yang membeku di dada. Ia mengingat mencari petunjuk: apartemen kosong, laci rapi, buku-buku di tempatnya. Tidak ada catatan, tidak ada pesan. Hatinya seperti teriris, tapi ia menolak terlihat lemah. Setiap malam ia mengulang pertanyaan itu: “Kenapa dia pergi begitu saja?” Kembali ke rapat
624 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai tentang hujan dan rindu
Baca
+Pustaka
MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

MENJEMPUT CINTA DI UJUNG GELAM

NYANYIAN RINDU Kala Rasa ini Tak mampu kuungkapkan, Kala Rindu ini Tak mampu kuceritakan, Yang ada hanya bisu dan sembilu. Rindu ini, Bagai malam merindukan siang, Laksana bintang-bintang merindukan gugusan awan, Selaksa mentari merindukan hadirnya Rembulan, Yang ada hanya asa yang terangan. Berpuluh-puluh musim telah berganti
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai tentang hujan dan rindu
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Mita el Rahma
Semoga terhibur dan mendapatkan sesuatu yang terselip-selip dalam cerita setiap chapternya ... Jangan lupa tinggalkan jejak rate dan komen karena itu adalah vitamin buat author ... Tengkyu untuk semua reader kesayangan yang udah kasih support. Semoga Allah limpahkan kasih sayangNya pada kita ...
Rendra Lima
lanjutannya usahain ceritanya yang ringan aja..klo bs konflik nya sedikit aja..klo terlalu banyak dan muter2 bakal bosen juga hehe...so far msh ringan lah...masih bisa dinikmati sambil minum soklat hangat di Indomaret..wkwkwkwkwk...
Baca Semua Ulasan
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

Jika dibuat ilustrasi, leher kita diikat kabel charger, dan tangan tak lepas dari ponsel. Irene : Hujan bisa mengajarkan aku lupa! Hujan bisa menyampaikan rasa rinduku, dan hujan menangis bersamaku di saat perasaan yang kusimpan selama bertahun-tahun hanya tertanam dalam hatiku dan tak berani mengungkapkan.
9.934.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 802 kali sebagai tentang hujan dan rindu
Baca
+Pustaka
Terbelahnya Rindu

Terbelahnya Rindu

jawab Andi, tangannya tetap menggenggam jemari Laras dengan lembut. Di luar, hujan mulai mereda, menyisakan tetesan air yang menetes pelan dari atap. Keheningan itu penuh dengan janji yang tak terucap, harapan yang menggantung di udara. Laras menarik napas dalam-dalam, merasakan sentuhan Andi yang menghangatkan hatinya. Di antara semua keraguan dan kecemasan, ada perasaan baru yang menyelinap, memberinya kekuatan yang tak terduga.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai tentang hujan dan rindu
Baca
+Pustaka
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Ku hapus air mataku dengan cepat takut bunda melihatnya. Tujuh bulan setelah kejadian malam itu, kami benar-benar putus komunikasi. Tak ada lagi kabar darinya. Kenangan demi kenangan indah kembali muncul di benakku. Tak terasa air mataku berlinang. "Kak Evan aku merindukanmu, aku di sini masih setia menunggumu seperti janji kita saat terakhir kali kita bertemu." Ku peluk erat boneka pemberiannya, hanya ini yang bisa mengobati rasa rinduku padanya hingga akhirnya akupun tertidur.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai tentang hujan dan rindu
Baca
+Pustaka
Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku

Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku

Bahkan mendung yang kelabu bisa jadi romantis untukku. Hujan berderai, rinainya terdengar merdu, membawa kesejukan dan aroma rindu yang tak pernah terpuaskan, ada hasrat yang tak terbendung antara dua sejoli yang saling mencintai. Aku dan dia merayakan kebahagiaan kami, rumah baru, bisnis baru dan calon anggota keluarga baru yang akan lahir dalam 4 bulan ke depan.
1088.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai tentang hujan dan rindu
Baca
+Pustaka
SURVIVAL LOVE 2

SURVIVAL LOVE 2

Rindu dan kesepian bisa jadi lebih menyakitkan dari ujung pisau yang menikam jantung. Jika teringat dengan semua janji dan rencana mereka, rasanya Nathan juga tidak akan bakal sanggup untuk sedetik saja membayangkan senyum Tiva tanpa segera diterjang rasa bersalah dan dosa. Nathan mendapati rintik hujan yang jatuh di telapak tangannya ketika gumpalan awan gelap mulai merangkak memenuhi angkasa yang semula cerah. Dia juga jadi teringat kembali dengan gadisnya yang tidak pernah menyukai hujan. Andai tidak ingat Tiva juga sedang berjuang pasti Nathan juga sudah memilih menyerah. Dia harus tetap hidup untuk menunggunya, entah sampai kapan, sama seperti rintik hujan yang tidak dapat di genggam se
9.9172.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai tentang hujan dan rindu
Tampilkan Ulasan (81)
Baca
+Pustaka
Khair
kalo baca ini..seneng banget,..Biasanya cerita sempalan tuh suka main mulai aja...anggap semua orang paham...dan langsung cerita dari sekarang menuju masa depan. kalo baca survival love 2 ...detail banget ..dimundurinnya jauh...jadi rasa ke si tokohnya tuh tambah kenal..kalo kenal kan tambah sayang
Adin Malika
bayak yg tak terduga kak jemy, cerita kak jemy slalu banyak kejutan. walaupun penasaran tetep semangat nunggu up nya kak,😍😍😍😍😍 suka hampir semua ceritamu kak jem.. dari yg di lapak sebelah, maupun yg di sini😘😘😘😘
Baca Semua Ulasan
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Bagaimana jika awan adalah kumpulan rindu yang menguap dari manusia-manusia yang tak berani mengungkapkannya. Tak sempat menyampaikannya. Saputan halus kerinduan yang terakumulasi menjadi cumulus tebal. Kala kadar rindu itu tak tertahan, itu tercurah menjadi hujan. Gerimis ketika itu hanya ingin membelai dengan lembut, membisikkan cinta yang tak bersambut, tak terkuak, tak terpaut. Badai dan guntur kala putus asa dan frustrasi melanda. Meneriakkan rindu demi mengosongkan sesak di dada.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai tentang hujan dan rindu
Baca
+Pustaka
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Keringat peluh membasahi tubuh mereka, menjadi bukti bahwa keduanya telah mengerahkan segalanya demi hasrat yang berlandaskan cinta. “Mas… hujannya ikutan reda…” ucap Gendis pelan, masih menikmati pelukan hangat dari Rain. “Mereka tahu… kalau kita butuh waktu lebih, Sayang. Dan saya…” ucap Rain, suaranya berat, mengisyaratkan sesuatu yang belum ia tuntaskan. “Kenapa?” tanya Gendis, menunggu kalimat berikutnya keluar dari bibir Rain.
10494.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.3K kali sebagai tentang hujan dan rindu
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Baca Semua Ulasan
Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Empat tahun yang lalu . Mitha memandang hujan yang turun dari balik jendela kantor Haris. Dia selalu suka pemandangan ini. Hujan selalu datang menyampaikan rindu kepada bumi. Membasahi setiap jengkal tanahnya dengan air, memberi kehidupan bagi sekitar dan hujan menampilkan pelangi di setiap redanya yang dibiaskan mentari. "Sampai kapan kau akan menunggunya?" tanya Haris ikut memandang ke luar jendela.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai tentang hujan dan rindu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status