Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter Cantik Pilihan Sang Mafia

Dokter Cantik Pilihan Sang Mafia

batin Bumi. “Keluarlah,” ucap Bumi yang langsung dijawab dengan anggukan oleh Dirga. Tangannya langsung cepat menghubungi kontak pelayan kepercayaannya, siapa lagi kalau bukan bi Lastri. “Iya tuan,” terdengar suara bi Lastri dari ponsel mahalnya. “Wanita itu sudah bangun?” tanya Bumi langsung. “Sudah tuan, sudah makan juga sepertinya,”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai tere liye serial bumi
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Chi Qi membantu memapah suaminya Tue Li untuk berdiri, karena tubuh suaminya yang paling besar merasakan efek dari serangan sergapan dan terhempas ke lantai tertimpa tubuhnya. "Apakah kau penguasa Bumi...? Kau memiliki kekuatan, jadi tidak heran Heavanly Dao menyerah terhadapmu..!" seru Tue Li memberikan pujian dan mulai mengakui dan merasakan kekuatan serta performa yang di tunjukkan oleh sang Penguasa Bumi.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai tere liye serial bumi
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia CEO Kejam

Istri Rahasia CEO Kejam

tanya Satria yang berdiri dari duduknya. Lunar dan sang suami berbalik menatap pria yang tersenyum mengejek. "Ya, aku suaminya!" sahut Bumi dengan lantang. Satria melihat penampilan tertutup lelaki di depannya. Seolah memindai, lalu menunjukkaj wajah sinisnya. "Kenapa kamu mengenakan pakaian seperti ini? Apakah kamu seorang teroris?"
9.722.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai tere liye serial bumi
Baca
+Pustaka
Kujual Suamiku di Status Facebook

Kujual Suamiku di Status Facebook

"Ya, itu loh ...." "Siapa?" "Bumi. Pria yang ngasih tahu lu tentang semua ini. Ketampanan, simpati, dan kejujurannya menggugah hati. Oh ... seksinya pria itu," ujar Tiara sambil menampakkan ekspresi seksi menjilat jari jemarinya yang penuhi bumbu sambal. "Hahaha, tergantung. Kalau Bumi mau sama kamu."
1021.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 734 kali sebagai tere liye serial bumi
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Cempaka Kirana. > "Apa kabar, Bumi... aku lagi nonton tayangan terbaru film dokumentermu yang seri Kalimantan 😆 Hari libur, buka TV, eh channel lokal langsung menayangkan dokumentermu 😅. Selamat ngopi, kurangi gula... dan rokok itu membunuhmu." Bumi menatap pesan itu cukup lama, sebelum bibirnya tersenyum kecil—senyum yang muncul karena merasa... diperhatikan.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai tere liye serial bumi
Baca
+Pustaka
Cinta di Bumi Turky

Cinta di Bumi Turky

Author POV Tinggg bunyi nyaring notifikasi ponsel nya membuat wanita cantik yang sedang menyesap tehnya itu berpaling, ia meletakkan gelasnya dimejanya dan segera membuka notifikasi ponselnya cepat. Gambar Azfer dan Liana ada disana, mereka begitu mesra, dan vidio terkahir adalah Azfer mencium Liana dalam mobil. lalu Liana mendorong Azfer, dan terakahir Liana pergi dari mobil Azfer.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai tere liye serial bumi
Baca
+Pustaka
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

“Kenapa tiba-tiba minta maaf?” tanya Senja dingin. "Apa yang sebenarnya, kalian inginkan?" Bumi mengembuskan napas pelan. Ia bisa memahami sikap dingin Senja. Siapa pun yang berada di posisi wanita itu pasti akan bersikap sama. “Karena kami sudah tahu kebenarannya.” Bumi menatap Senja lekat. “Lili bukan anaknya Mas Langit.”
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai tere liye serial bumi
Baca
+Pustaka
LEBIH BAIK KITA BERPISAH (Season 1)

LEBIH BAIK KITA BERPISAH (Season 1)

"Tidak, Bu. Hanya berbaring saja. Tubuh Ranti lemas, tak ada tenaga." Ranti berusaha mendudukkan tubuhnya. Menyandarkan tubuh tak berdaya itu pada kepala tempat tidurnya. "Kepalamu pusing? Atau tubuhmu panas?" Bu Dewi mendekatkan dirinya pada Ranti, meraba dahi putrinya dengan punggung tangan kanannya. Tak panas, suhu tubuhnya normal saja. "Minum dulu. Teh hangat, sudah Ibu tambahkan irisan lemon di dalamnya."
952.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tere liye serial bumi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status