Malam Pertama Sang Istri Kontrak
“Rencana. Aku tidak ingin kita selamanya begini. Kita butuh masa depan.”
Kata-kata itu membuat Aisyah terdiam. Ia duduk di samping Arga, menatap catatan itu dengan mata berbinar. Di sana tertulis daftar sederhana: membuka usaha warung kecil, menabung sedikit demi sedikit, mencari lahan untuk kebun. Tidak muluk-muluk, tapi nyata. Aisyah menggenggam tangan Arga erat. “Aku akan ikut apa pun rencanamu,” bisiknya. Arga menatap balik, kali ini matanya melembut, seolah ada sinar yang jarang ia tunjukkan. “Bukan ikut, tapi kita jalani bersama,” ucapnya.
الفصول الرائجة