Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu
Ia benar-benar hanya peduli pada saat ini, pada detik ini.
"Maaf kalau aku nggak bisa mengingat kamu, Zivanya.” Ariyan tersenyum lagi. Senyum yang sama dengan yang dulu membuat Zivanya jatuh hati. Pria itu mengeluarkan handphone dari saku celana pendeknya, membuka notes, membaca barisan kalimat di sana, lalu berkata pada Zivanya, "Aku sedang mengalami sedikit masalah dengan ingatanku. Dokter bilang ada bagian yang rusak, jadi kadang aku merasa seperti orang asing di rumahku sendiri. Itu sebabnya aku mohon maaf kalau aku bersikap tidak sopan atau tidak mengenali orang-orang yang seharusnya aku kenal."
ตอนยอดนิยม