Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Pertanyaan yang paling dbenci seluruh kaum hawa didunia ini, kini terlontar dari mulut suaminya sendiri. Senyum yang semula terlihat di bibir tipis Amira, seketika menghilang begitu saja. Bola matanya mulai berkaca kaca. Ia tak sanggup menerima kenyataan, kalau suaminya akan menikah lagi. Melihat mimik wajah Amira yang akan menangis, Herman tertawa terbahak-bahak. Ia sengaja ingin melihat ekspressi wajah Amira.
1054.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as terkekeh
Read
+Library
SEHARUSNYA KAU IKUT MATI

SEHARUSNYA KAU IKUT MATI

Hihihihihi Hihihihihi HAHAHAHAHAHAHA HAHAHAHAHAHAHA Ayu yang berdiri dengan rambutnya yang terurai panjang, tiba-tiba tertawa dengan sangat keras. Sebuah suara tertawa yang perlahan-lahan berubah, dari yang awalnya sebuah tertawa dari anak kecil yang menakutkan, kini menjadi sebuah suara tertawa dengan nada yang berat, seperti suara dari seseorang yang masuk ke dalam tubuh kecilnya. “MUNGKIN APA ADIIIII?”
1027.8K viewsCompletedAdded to Library 723 Times as terkekeh
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Ia tertawa keras, seperti seseorang yang baru mendengar lelucon paling bodoh di dunia. “Apa kalian pikir aku ini bodoh? Mau nunggu kalian selesai bikin formasi?!” Lalu—dalam gerakan lambat yang sangat provokatif—He Sura mengangkat jari tengahnya ke arah langit. “MO-THER FUC-K3R!” Semua immortal terdiam. Mulut Tetua Si Wu bahkan terbuka sedikit sebelum ia buru-buru menutup mata, menarik napas panjang.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as terkekeh
Read
+Library
Tante, Berhentilah Mengejarku

Tante, Berhentilah Mengejarku

“Kalau main dengan Tante Mila boleh?” tanyanya spontan, suaranya lebih keras dari yang dia inginkan. Ruangan mendadak hening sesaat. Lalu Mona tertawa terbahak-bahak, diikuti beberapa orang lain. Mila sendiri tertawa ringan, tapi Andre bisa melihat kilatan aneh di matanya—campuran antara geli, terkejut, dan… sesuatu yang lebih dalam.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as terkekeh
Read
+Library
Mengejarku Setelah Perceraian

Mengejarku Setelah Perceraian

Ucapan Annisa terpotong oleh tawa Baskara yang tiba-tiba menggema di ruangan. "Hahaha, aku tahu..." 'Kenapa dia tertawa!?' Annisa bingung. 'Apa aku baru saja mengatakan sesuatu yang bisa dia pelintir... lagi!?' --
1.7K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as terkekeh
Read
+Library
Jerat Hasrat Berondong Kesayangan

Jerat Hasrat Berondong Kesayangan

Glenn terkekeh-kekeh, yang sebenarnya untuk menutupi kesedihan di hati. Dika mendengkus, menepuk keras pundak Glenn, lalu berkata, "Ah, elo mah, biasanya aja lebih dari meluk kalo sama gue." "Ih, najiss!" Glenn bergidik geli, lalu menenggak bir yang hampir habis. Tawa Dika pecah seketika.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as terkekeh
Read
+Library
Istri Kesayangan Tuan Muda

Istri Kesayangan Tuan Muda

goda Keanu sambil terkekeh pelan. Seketika itu juga Cornelia memberengut, "Kamu tahu ya?" "Tahu apa?" "Aku cemburu sama Bibi!" "Tidak," sanggah Keanu. Cornelia menyipitkan kedua matanya meski Keanu tengah memunggunginya, "Apa kamu sedang menertawaiku?" tanyanya. "Tidak juga," jawab Keanu, tapi terlihat punggungnya bergetar, yang menandakan pria itu tengah tertawa.
8.844.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as terkekeh
Read
+Library
Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Nyonya Elyse, Yang Mulia Kaisar Menginginkanmu!

Elyse tiba-tiba terkekeh pelan. Bukan tawa lepas, melainkan suara pendek yang keluar tanpa sengaja—pahit, kosong. Bibirnya melengkung menyeringai, seolah baru saja mendengar lelucon yang terlalu kejam untuk disangkal. Ector dan Jester sama-sama terdiam sesaat. “Apa ini lucu menurutmu?” tanya Jester tajam, matanya menyempit. Elyse mengangkat wajahnya, menatap mereka berdua.
9.886.2K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as terkekeh
Read
+Library
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Bahunya yang bergetar itu bukan karena sedih, tapi karena menahan tawa. Perlahan, ia mengangkat wajahnya. Matanya merah dan berair, bukan karena air mata kesedihan, tapi karena terlalu banyak tertawa dalam diam. Pfft… Bwahahahaha! Tawa Joko akhirnya meledak, lepas dan tanpa beban. Ia tertawa terbahak-bahak hingga memegangi perutnya, sama sekali tidak peduli dengan dua temannya yang kini menatapnya dengan mulut ternganga dan ekspresi kebingungan total.
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 677 Times as terkekeh
Read
+Library
Budak Kesayangan Sang Tiran

Budak Kesayangan Sang Tiran

Frederick tergagap, kehilangan semua kemampuan bicaranya. Delia tertegun. Tangannya terangkat menyentuh bibirnya sendiri, matanya membelalak. Beberapa detik berlalu dalam keheningan yang canggung. Lalu, tiba-tiba, Delia tertawa. Bukan tawa kecil, tapi tawa terbahak-bahak yang membuatnya memegangi perut. Frederick semakin panik melihat reaksi itu. “K-kenapa kau tertawa? Apa salahku? Maaf, aku seharusnya minta izin dulu—”
105.3K viewsCompletedAdded to Library 189 Times as terkekeh
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status