Pendekar Kera Sakti
Baraka hanya berkata pelan, "Kalau nggak mau ya jangan dipaksa dong! Itu namanya pelanggaran hak azasi manusia. Apa di perguruanmu nggak diajarkan bagaimana menghargai hak azasi manusia?"
"Celeng sunat!" bentak Tampar Geni, galak. Matanya yang kecil dilebarkan melotot seperti sepasang kelereng bopak. Ia hampiri Baraka dengan menghardik lagi, "Kau berani-beraninya ngomong begitu kepada kami, apakah kau belum tahu siapa kami, hah?!"
"Wah, napas jengkolnya ini yang baunya nggak tahan disedot...," pikir Baraka sambil melengos saat Tampar Geni membentak 'hah' tadi.
Bab Populer