Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

“Mau pesan apa?” Raya membuka menu, matanya menyapu daftar minuman tanpa benar-benar fokus. “Matcha,” jawabnya akhirnya. “Hangat.” Aksara mengangguk, lalu memesan kopi hitam untuk dirinya. Setelah waiter pergi, keheningan jatuh di antara mereka. Bukan canggung, lebih seperti jeda yang dibiarkan hidup.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
  Ambisi Tuan CEO

Ambisi Tuan CEO

"Terserah kamu!" "Nathan? Mungkin ...," "Boleh. Langsung panggil nama juga tidak masalah." Dalam hati Shira mengatakan tidak jika harus memanggil nama. Rasanya tidak sopan pada seorang CEO yang disegani banyak orang. Dua orang pelayan datang membawa pesanan makanan. Dengan penuh keramahan, mereka menata berbagai jenis menu di atas meja. Seperti oyster, pizza, pasta, skirt steak, dan tiramisu sebagai pelengkap. Sedangkan untuk minumannya, ada kopi susu brown sugar, king manggo thai, dan nutello chocolate.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
Pernikahan Yang Terpaksa Dipertahankan

Pernikahan Yang Terpaksa Dipertahankan

Seorang waitress datang membawa buku menu ke meja mereka. “Sudah siap memesan, pak?” tanyanya. Sunny mengangguk. “One grilled octopus over squid ink pasta and tomato garlic sauce,” pilih Sunny dengan cepat. “Appetizer one mushroom vol au vent and for dessert pineapple basil lime and white chocolate mini mousse cake.” Setelah Sunny, sekarang giliran Kaira yang memilih. “One steak with creamy peppercorn sauce, caramelized onion, mushroom and gruyere tartlets dan untuk dessert aku pilih fairy tale cherry blossoms and strawberry parfait.”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
Zean & Zetta

Zean & Zetta

tanya Zean begitu Zetta duduk di kursinya. "Matcha, ada?" Segera Zean menunjuk satu demi satu menu yang ada di buku menu untuk mencari minuman matcha yang Zetta inginkan. "Ada nih, mau?" Zetta mengangguk. "Iya boleh." Zean memanggil waiter. "Matcha satu, sama kopi susu ya Mas." Waiter itu mengangguk. "Tunggu sebentar Kak." "Lo pernah ke sini?" tanya Zetta setelah waiter itu meninggalkan mereka berdua.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
Persimpangan Pilihan

Persimpangan Pilihan

suara yang sedikit di imbangi dengan teriakan dari kasir kafe itu membuat Robby mengabaikan panggilan dari Raline dan segera memesan menu yang ia mau. "Dolce ice satu less sugar sama americano ice satu" ucap Robby setelah ia memutuskan untuk memilih kopi dolce untuk melanjutkan obrolannya bersama Bella. Tak lama kemudian kasir itu memberi sejumlah uang kembalian beserta struk pembelian dan menyuruh Robby menunggu di barisan sebelah untuk menunggu minumannya jadi. Memang, ada beberapa kafe yang menerapkan sistem seperti itu dan sistem seperti itu untuk membuat waktu semakin efisien.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

“Aku pesan yang aman aja. Chicken teriyaki rice bowl.” Shaquelle mengangguk sambil melambaikan tangan memanggil pelayan. Pelayan: “Siang Kak, mau pesan apa?” Shaquelle: “Saya gyudon, satu. Sama chicken teriyaki rice bowl, satu.” Pelayan mencatat. Shaquelle: “Oh, dan ini …” dia menunjuk ke satu menu aneh di bawah—dessert spesial resto itu. Pelayan mengangguk, lalu pergi.
1040.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 856 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

kata Sekar sambil menunduk, tersenyum lebar pada keduanya. “Aku mau dark chocolate dengan extra chips,” ujar Aiden mantap. “Aku mau strawberry cheesecake!” Alyssa menirukan semangat kakaknya. Sekar memesan, lalu memilih untuk dirinya sendiri rasa hazelnut coffee. Ethan, yang awalnya tidak berniat memesan, akhirnya ikut memilih espresso gelato setelah Aiden memaksanya. “Uncle harus makan juga, biar nggak kelihatan tua,” celetuk si bocah laki-laki itu.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

tanya sang pelayan café, saat sudah berada di depan meja nomor 26 sambil menyodorkan daftar menu kepada mereka berempat. Lalu Indah dan ketiga sahabatnya mulai melihat-lihat daftar menu yang diberikan oleh pelayan café. Mereka berempat membolak-balik daftar menu, melihat-lihat daftar makanan dan minaman yang tertulis di daftar menu café Pelangi. “Mbak! Saya pesan Tenderloin Steak Blackpaper, Chocolate Milkshake, Flan Caramel,” kata Indah, sambil menunjuk nama menu makanan dan minuman café Pelangi.
96.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
SUMMER TRIANGLE

SUMMER TRIANGLE

Hatinya menghangat tiap kali melihat Aquila tersenyum. “Tolong satu vanilla latte, satu americano, dua chesse cake dan satu red velvet ya.” Aquila memesan makananya di kedai baru itu, sementara Altair memilih mencari tempat duduk, ia memilih tempat di pojok depan.
5.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
Wanita Simpanan Suamiku

Wanita Simpanan Suamiku

Jus tomat untuk Taksa, jus jeruk untuk Gauri, dan es capuccino untuk Freya, beserta sepiring besar kentang goreng dan sepiring martabak tebal dengan isian kacang, cokelat dan susu kental manis. "Makasih, Mbak," sapa Freya ramah pada pelayan kafe setelah meletakkan semua pesanan mereka. Pelayan itu mengangguk dan pergi. "Ya udah, ngemil dulu aja. Nih, buat kamu."
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai tetra coffee solo menu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status