Darah dan Takdir
A. Rani cerita harta tahta wanitakisah perjalanan hidupcerita bukan cinderellakisah pengorbanan cinta seorang wanita
Tiba-tiba, Raka berhenti.
Saraswati nyaris menabraknya sebelum menyadari bahwa ada sesuatu di depan mereka. Tepat di tengah jalur, tergeletak sebuah bangkai rusa dengan luka dalam di sisi tubuhnya. Darahnya masih segar, membasahi tanah dalam warna merah pekat yang menyatu dengan kegelapan malam. Tetapi yang membuat Saraswati lebih waspada bukanlah bangkai itu sendiri, melainkan bagaimana luka itu terlihat begitu rapi, seperti ditoreh oleh sesuatu yang lebih tajam daripada cakar binatang biasa.
“Ini bukan serangan hewan biasa,” gumam Raka, matanya menyelidik sekitar. “Ini peringatan.”
人気のチャプター