Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahasia Malam Itu

Rahasia Malam Itu

Deru mesin kopi bercampur suara pengunjung yang sibuk dengan laptop dan percakapan mereka. Aroma roasted beans memenuhi udara, hangat tapi ramai. Anetta duduk di pojok coffee shop bergaya industrial, membuka laptop dengan wajah serius. Ia memesan cappuccino tanpa gula, mencoba menyalurkan seluruh konsentrasinya pada revisi laporan proyek Skyline Tower.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as the coffee
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Apa dia pikir, minum kopi disebut sebagai sarapan? Quin mengambil cangkir berisi café au lait yang artinya kopi susu pahit, jenis minuman tradisional Perancis yang menyerupai caffe latte. Kopi jenis ini memiliki kandungan kafein lebih rendah dari café latte sehingga orang-orang Perancis sering meminumnya pada saat makan pagi sebagai sarapan.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as the coffee
Read
+Library
Diduakan Suami Dipinang Hot Duda

Diduakan Suami Dipinang Hot Duda

Aku mengarahkan telunjuk pada kopi yang digantung. Lelaki itu nampak berpikir. Aku seperti baru melihatnya apalagi dengan pakaian seperti orang kantoran begini, sangat rapi. Pasti bukan orang sini, mungkin saja orang lewat. "Di sini ada coffee shop tidak?" "Coffee shop? Apalagi itu?" "Tempat jualan kopi." "Ya ini, Mas." "Ya sudah, buatkan kopi yang pahit saja."
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 513 Times as the coffee
Read
+Library
Frozen in Love

Frozen in Love

protes Wynona tanpa tedeng aling-aling. Tatapannya menghunjam mata David, tapi lelaki itu berusaha untuk mengelak. David malah mengarahkan pandangannya ke tempat lain, mengitari kafe yang khusus menyediakan makanan dan minuman berbahan dasar kopi ini. Koffee, namanya. Tempat yang nyaman dan sangat disukai Wynona. Terbukti, gadis itu cukup sering datang ke Koffee jika memiliki waktu luang.
1022.0K viewsCompletedAdded to Library 815 Times as the coffee
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Lantas, melihat dia mengambil cangkirnya, tanpa sungkan menyesap cairan berwarna hitam itu sambil mengerling ke arahku. Aih, buat apa dia kode-kodean begitu? Tidak sopan! Aku mengambil cangkir kopiku, menyesapnya perlahan dan menikmati setiap tetes rasanya. Lumayan. Ternyata bukan kopi seduhan instan yang biasa dijual dalam bentuk kemasan. Coffee Shop ini memang cukup terkenal karena seduhan kopi Arabikanya. Tidak seperti kebanyakan kafe yang menyuguhkan kopi dalam bentuk kemasan instan.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as the coffee
Read
+Library
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

mereka. “Yeah. Charged.” Lift rasanya lama banget. Sampai ding, pintu kebuka di lobby. “Coffee,” kata Mey cepat. “Coffee.” Di depan vending machine, bahkan pesen kopi pun berasa punya subtext. “Kamu mau apa?” tanya Rafael. “Just... black coffee.” Rafael masukin koin, pencet tombol. Dua cup jatuh, asap tipis naik.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 431 Times as the coffee
Read
+Library
I Coffee You

I Coffee You

“Bosen kopi mulu, memang nggak ada minuman lain? Kita bisa ke cafe lain jangan disitu terus.” “XCofee itu enak, disana juga nggak hanya kopi. Kamu juga suka sama minuman dia yang lain belum lagi makanannya.” “Please deh, Ratna. Memang kamu nggak bosan?” “Nggak.” Perdebatan yang akan selalu terjadi setiap kali memutuskan akan menghabiskan waktu dimana, Ratna pastinya akan mengajak ke XCoffee yang sudah sering mereka datangi dan tidak bisa dihitung dengan jari.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as the coffee
Read
+Library
Mr. Mint And Miss Coffee

Mr. Mint And Miss Coffee

Gadis itu tertawa, dengan santainya dia bercakap-cakap dengan barista seakan lupa kalau Andy pun sedang menunggun kopi miliknya untuk dibuat. “Ini kopi espresso milikmu,” ujar barista sembari memberikan segelas kopi pada gadis cantik tak tahu aturan. Dia menerimanya, kemudian buru-buru berbalik, tanpa sengaja dia tersandung kaki panjang milik Andy, membuatnya berputar dengan segelas espresso yang isinya agak keluar dari bibir gelas. Gadis itu berusaha menahan keseimbangan, tapi gagal.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as the coffee
Read
+Library
Membawa Benih Sang Mantan

Membawa Benih Sang Mantan

Mereka berdua sedang minum Coffee sambil membahas sesuatu yang penting. Ya, sudah dua hari ini Toko milik El kini benar benar dilengkapi dengan minuman, seperti Coffee latte ataupun Cokelat dan juga masih banyak yang lainnya. Tapi masih sama peraturannya yang datang ke sana tidak boleh berlama lama karena tempatnya terbatas dan juga El tidak mau mengambil resiko jika ada beberapa orang yang hanya memanfaatkan tempat tapi mereka hanya beli sesuatu yang murah. Menghindari orang orang hanya beli satu tapi duduk berjam jam.
10102.9K viewsOngoingAdded to Library 2.4K Times as the coffee
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status