Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Atlantis: Para Keturunan Terakhir

Atlantis: Para Keturunan Terakhir

"Aku adalah anak dari kakakmu yang kau bunuh dengan sengaja. Aku adalah sandera yang kalian gunakan untuk memeras semua warisan kakekku yang seharusnya menjadi milik ayahku." Vins kembali mengingatkan mereka kepada kenyataan yang sebenarnya itu. Kenyataan bahwa lima belas tahun yang lalu William meminta orang lain untuk menyabotase kendaraan orang tua asli Vins. Rencana yang berhasil itu menjadi awal dari sandiwara mereka yang gagal. Mereka bersikap manis kepada Vins pada awalnya. Namun, sejak Vins tahu kebenarannya tanpa sengaja, mereka mulai memperlihatkan taring tumpulnya. Mereka hanya bisa mempermainkan Vins tanpa bisa membunuhnya. Semua itu karena hak waris masih menjadi milik Vins dan
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
Langkah Terakhir Grand Duchess

Langkah Terakhir Grand Duchess

"Kami memiliki kekuatan yang tidak dimiliki manusia Bumi. Aku bisa menyaring udara beracun di sekitar kami dengan energi perakku, dan Arthur bisa menghancurkan mesin apa pun yang mendekat. Kami bukan lagi anak kecil yang harus Ibu sembunyikan di balik sayap istana." Meskipun berat hati, Celina dan Lucien mulai merencanakan misi penyelamatan tersebut. Mereka menyebutnya "Operasi Kepulangan". Ini bukan hanya soal menyelamatkan beberapa manusia, tapi soal menutup babak masa lalu Celina agar ia bisa sepenuhnya memimpin masa depan.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
Istriku Hanya di Atas Kertas

Istriku Hanya di Atas Kertas

Namun jauh di dalam sistem mati yang tersisa, di dalam serpihan kode terakhir yang belum terhapus, satu baris pesan muncul di layar komputer yang terbakar. > “Aurora saved the world. But the world never forgets its shadows.” — Echo 0, Final Transmission.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
Pesan Terakhir Loren Jose

Pesan Terakhir Loren Jose

Bagaimana aku diikat oleh Tante Desy, bagaimana aku berjuang, bagaimana tali pancing itu menyatu dengan kulitku, aku kehilangan berapa banyak darah dan berapa kali lukaku robek. Semuanya ada di sana. Ada juga rekaman telepon terakhirku sebelum meninggal. Mereka bahkan menemukan rekaman panggilan itu. "Saat dia meneleponmu, dia sudah sekarat." Ibu perlahan mengulurkan tangan dan memutar rekaman itu. "Ibu, Loren hampir mati ... bisakah ibu datang untuk melihatku ... ?" "Nggak ... nggak perlu datang juga nggak apa-apa, tapi bisakah ibu bilang kalau ibu mencintaiku?"
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

"Saya belum bisa memberikan jawaban pasti." Lelaki tampan itu meletakkan berkas di meja dan mengangguk singkat. "Terima kasih. Terus pantau misi pencariannya," "Pasti Tuan, kalau begitu saya permisi." Pungkasnya dan keluar dari rumah Regan. Sesaat setelah pintu ditutup, Regan mengucel wajahnya dan membuka jaket gusar. "Akhhhhhhhg!!!!" Teriaknya merasa sangat marah.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
Third Marriage, My Last Love

Third Marriage, My Last Love

tanya Mila hati-hati. “Maaf, aku belum bisa cerita sekarang, tapi aku janji akan cerita nanti pada kalian. Kalau begitu aku pulang, ya,” pamit Zoya. “Kau yakin tidak apa-apa? Atau aku temani saja?” tanya Nisa. Zoya menolak tawaran lalu pergi menemui Azka.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
Benteng Terakhir Pernikahan

Benteng Terakhir Pernikahan

Tanpa sadar pandangannya jatuh pada tangan Laras yang sedari tadi membelai lembut perutnya. “Oh... maksud saya ingin bertemu Mbak Laras, maaf, Laras,” Dimas memperbaiki kalimatnya. “Saya ingin membeli lukisan terakhir Laras yang dipasang di ruang melukis.” Tangan Laras terhenti seketika. Lukisan terakhirnya, yang terpasang di ruang melukis adalah lukisan yang diselesaikannya dengan susah payah. Lukisan pergolakan batinnya.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

“Kita harus pergi. Ini bukan lagi soal bayangan. Ini soal jiwa-jiwa marah yang menciptakan jalur mereka sendiri keluar dari neraka.” Tapi tanah di bawah kaki mereka mulai berdenyut. Seperti jantung. Ilham jatuh terduduk saat lingkaran merah tempat Satya berdiri menyala lebih terang. “Siapa tumbal terakhir itu?” tanya Ilham, tubuhnya gemetar. Satya menatapnya datar. “Tumbal terakhir adalah yang paling merasa bersalah. Dan rasa bersalahmu… harum sekali.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
THE LAST MISSION

THE LAST MISSION

jelas Jeong min diseberang sana. Mendengar penuturan Jeong min membuat Rina menghela napas panjang, ternyata tidak seperti dugaannya, “Begitukah? Baguslah, berarti misi kita berakhir disana kan?” Rina mencoba memastikan bahwa permainan konyol ini akan segera berakhir. “Tentu untuk misi pertama kita telah selesai nuna.” Rina mengernyit tak paham, “Misi pertama?” Rina mencoba memastikan pendengarannya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
The Mission

The Mission

"Aaaaarrghhh ... Sial!" Lula keluar dari ruang rahasianya dan mencari ponselnya diatas nakas samping tempat tidur. Ia mencari pesan masuk dua hari lalu yang dikirim dari nomor ponsel Diki. Lula kembali ke ruang rahasianya dan mulai mengecek lokasi dari nomor ponsel Diki. Sial! Lokasi terakhir ada di— di depan rumahnya? Lula semakin yakin bahwa ini ada hubungannya dengan dirinya. Tidak mungkin semua ini hanya kebetulan, sepertinya ini benar-benar sudah direncanakan.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai the last mission
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status