Aku Bukan Pilihannya
Dirinyalah yang memilih menyelamatkan Selly lebih dulu, hingga aku terlambat ditangani dan akhirnya menjadi sulit untuk hamil.
Aku masih ingat. Setelah kecelakaan itu, aku terjepit di kursi mobil.
Logam tajam menusuk perutku, darah hangat mengalir turun sepanjang pahaku.
Nathan berhasil keluar lebih dulu. Dia melihatku penuh luka dan kesakitan.
Namun, setelah ragu sejenak, dia malah berkata pelan padaku,
“Luka Selly lebih parah darimu. Aku bakal menyelamatkannya lebih dulu, baru kembali menolongmu!”