Simpanan Mafia Kejam
“Hutang itu hanya alasan, Kinanti. Alasan untuk menutupi rasa iri dan benci yang kupendam selama bertahun-tahun. Aku ingin mengambil semuanya dari mereka, dan dari kau. Aku ingin mereka menderita, dan aku berhasil. Lihat di mana kau sekarang, terikat di kursi ini, tidak lebih dari pion dalam permainanku. Segalanya sudah menjadi milikku.”
Air mata jatuh dari mata Kinanti, tanpa bisa dia cegah. “Paman... bagaimana bisa Paman sekejam ini? Bukankah aku ini keluargamu? Apa salahku? Apa salah kedua orang tuaku sehingga mereka harus mati dengan cara yang begitu kejam?”
الفصول الرائجة