Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gadis Nakal Tawanan Mafia

Gadis Nakal Tawanan Mafia

Siapapun yang mendengar suara derap kaki yang cepat yang dihasilkan oleh ketua Mafia itu maka hidupnya akan segera berakhir. Saat mencapai perbatasan antara mansion dengan bangunan bercat biru yang dibatasi oleh pagar besi tinggi dengan kabel di tiap sisinya, Terry bisa melihat jika salah satu anak buah sekaligus sahabatnya, Daniel tengah meninju pria berambut keriting tanpa belas kasihan.
9.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai trab fah mee tawan
Baca
+Pustaka
Tawanan Pria Setengah Dewa

Tawanan Pria Setengah Dewa

Tiba – tiba sangat menginginkan es krim sambil mengusap permukaan perut rata berisi janin di dalamnya. "Aku ngidam?"
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai trab fah mee tawan
Baca
+Pustaka
Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Tidak perlu waktu lama dan keahlian khusus, akhirnya Pia membuat mie rebus dengan sedikit cabai iris dan taburan bawang goreng di atasnya. Aroma harum pun langsung membuat Raja menoleh. Padahal sakit yang dirasakannya saat ini membuat nafsu makan Raja hilang. “Tuan makanannya sudah siap.” Pia menyajikannya di atas meja lalu menyingkir ke sudut ruangan, berdiri dan diam di sana. Raja memandangi mangkuk yang masih mengepul asapnya itu tanpa ekspresi. Seperti ada yang tengah dipikirkannya.
650 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai trab fah mee tawan
Baca
+Pustaka
A Trap

A Trap

M ~ *** Tak terasa, air mata mengalir deras di wajah manis milik Allena Maura Mahardian. "Kamu menangis nak?" tanya wanita paruh baya itu. Allena tersadar dengan cepat menghapus air matanya dan tersenyum. "Kamu baik-baik saja nak?" tanya wanita paruh baya itu. "Ya Ibu. Aku baik-baik saja," balas Allena Maura Mahardian. "Tapi tadi Ibu melihatmu menangis," ujar wanita paruh baya itu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai trab fah mee tawan
Baca
+Pustaka
Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)

Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)

Tanggapan Saga santai. Dua pelayan datang dan meletakkan menu untuk mereka. Sesil memilih menu yang ia pikir bisa dihabiskannya secepat mungkin. Namun, nama-nama makanan itu membuat kepalanya pusing dengan bahasa yang membuat lidahnya terpeleset. Beruntung ada gambar besar yang ia gunakan sebagai komunikasi. Sesil menunjuk asal salah satu menu yang paling ia kenali. Steak.
9.951.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai trab fah mee tawan
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Ceuceu Eka
...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️
anggiqb 12
cerita nya seru, menegangkan, dan gak terlalu panjang untuk cerita nya aku suka baca novel yang gak terlalu panjang alur cerita nya. ini sih terbaik ya novel nya gak kalah sama yang di toko , pertahankan deh buat novel yang gak terlalu panjang gini .........
Baca Semua Ulasan
Istri Liar Tawanan Sang Mafia

Istri Liar Tawanan Sang Mafia

Ah, rasa pedas dari saos tomat bercampur dengan irisan daging sapi. Elena mengusap mulutnya dan menghela napas. "Ya ampun, aku sudah seperti pengemis yang kelaparan!" rintihnya pilu. Elena menunduk sedih. "Hei, dia pengemis baru ya?" Elena tak mengangkat kepalanya. Dia diam saja dan mencoba mendengarkan ucapan dari seseorang yang akhirnya bisa dia mengerti. "Sepertinya begitu. Dia tampak menyedihkan."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai trab fah mee tawan
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Ya, mungkin perbedaan khusus dalam memperlakukan Aslan. “Mau berlatih denganku, Aslan?” tawar pria itu. “Aku baru saja mengambil pedang Taejo-ku, dan belum pernah mencobanya. Maukah kamu menemaniku mencobanya?” tawarnya lagi. Raut wajah Aslan masih tetap datar. Kemudian ia mengangguk perlahan sebagai jawaban, “Dengan segala hormat, Paman Damian.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai trab fah mee tawan
Baca
+Pustaka
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

Ada banyak kota yang ingin aku kunjungi di tempat ini. Sepuluh menit termenung, memikirkan hingga kuputuskan salah satu tempat yang menurutku cocok untuk kujadikan tempat inspirasi dalam tulisanku. Sehabis salat magrib, kulangkah kaki keluar penginapan menuju salah satu street food. Berhenti tepat di depan Booth container Royal Halal Grill dan memesan salah satu menu-nya; Chicken tikka over rice.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai trab fah mee tawan
Baca
+Pustaka
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

“Aku bukan Tuan Jaksa lagi, Amita. Aku hanya tawanan. Sebuah wadah untuk ‘berkah’ yang kau semua idamkan. Seorang pemuas nafsu, bukan penegak hukum.” Kesedihan dan rasa hina dalam suara Wirya begitu nyata, menusuk langsung melalui armor kekakuan Amita. Untuk sesaat, derap kaki kuda dan desir angin adalah satu-satunya suara yang memecah kesunyian yang tiba-tara menjadi berat. Tanpa terasa, rombongan mereka memperlambat laju kuda saat memasuki tepi Hutan wilayah perbatasan terakhir sebelum gerbang Wanawaron.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai trab fah mee tawan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status