Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)

Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)

Tanggapan Saga santai. Dua pelayan datang dan meletakkan menu untuk mereka. Sesil memilih menu yang ia pikir bisa dihabiskannya secepat mungkin. Namun, nama-nama makanan itu membuat kepalanya pusing dengan bahasa yang membuat lidahnya terpeleset. Beruntung ada gambar besar yang ia gunakan sebagai komunikasi. Sesil menunjuk asal salah satu menu yang paling ia kenali. Steak.
9.952.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as trab fah mee tawan
Show Reviews (23)
Read
+Library
Ceuceu Eka
...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️
anggiqb 12
cerita nya seru, menegangkan, dan gak terlalu panjang untuk cerita nya aku suka baca novel yang gak terlalu panjang alur cerita nya. ini sih terbaik ya novel nya gak kalah sama yang di toko , pertahankan deh buat novel yang gak terlalu panjang gini .........
Read All Reviews
Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Tidak perlu waktu lama dan keahlian khusus, akhirnya Pia membuat mie rebus dengan sedikit cabai iris dan taburan bawang goreng di atasnya. Aroma harum pun langsung membuat Raja menoleh. Padahal sakit yang dirasakannya saat ini membuat nafsu makan Raja hilang. “Tuan makanannya sudah siap.” Pia menyajikannya di atas meja lalu menyingkir ke sudut ruangan, berdiri dan diam di sana. Raja memandangi mangkuk yang masih mengepul asapnya itu tanpa ekspresi. Seperti ada yang tengah dipikirkannya.
777 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
A Trap

A Trap

Tut! ~ Via Call Off ~ *** Pria itu mengambil jubah hitamnya dan memakainya. "Sebaiknya aku segera pergi," ujar Pria itu. Pria itu pun pergi. *** Di sisi lain... ~ Mansion Keluarga Mahardian ~ Hamdan, Aira, Alland, dan Allend sedang sarapan bersama. "Ayah, bunda. Aku akan membawa kembali Allena adik kami," ujar Alland dan Allend.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Istri Liar Tawanan Sang Mafia

Istri Liar Tawanan Sang Mafia

Ah, rasa pedas dari saos tomat bercampur dengan irisan daging sapi. Elena mengusap mulutnya dan menghela napas. "Ya ampun, aku sudah seperti pengemis yang kelaparan!" rintihnya pilu. Elena menunduk sedih. "Hei, dia pengemis baru ya?" Elena tak mengangkat kepalanya. Dia diam saja dan mencoba mendengarkan ucapan dari seseorang yang akhirnya bisa dia mengerti. "Sepertinya begitu. Dia tampak menyedihkan."
102.7K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Ya, mungkin perbedaan khusus dalam memperlakukan Aslan. “Mau berlatih denganku, Aslan?” tawar pria itu. “Aku baru saja mengambil pedang Taejo-ku, dan belum pernah mencobanya. Maukah kamu menemaniku mencobanya?” tawarnya lagi. Raut wajah Aslan masih tetap datar. Kemudian ia mengangguk perlahan sebagai jawaban, “Dengan segala hormat, Paman Damian.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

Ada banyak kota yang ingin aku kunjungi di tempat ini. Sepuluh menit termenung, memikirkan hingga kuputuskan salah satu tempat yang menurutku cocok untuk kujadikan tempat inspirasi dalam tulisanku. Sehabis salat magrib, kulangkah kaki keluar penginapan menuju salah satu street food. Berhenti tepat di depan Booth container Royal Halal Grill dan memesan salah satu menu-nya; Chicken tikka over rice.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Sang Mafia

Tawanan Sang Mafia

"Jika tidak sesuai dengan lidahmu, kau bisa meminta air putih." Freya menyunggingkan senyuman tipis yang beracun. Ia memiringkan kepalanya, sengaja menatap langsung pada wajah menunduk Anastasia. "Bukan air putih yang kuinginkan, Alaric," ujar Freya dengan nada mengintimidasi yang sangat pelan. "Aku hanya merindukan tata krama yang benar. Di markas Marseilles, seorang pelayan yang membiarkan jari-jemarinya terluka tidak akan diizinkan menyentuh peralatan makan pimpinan. Itu sangat menjijikkan."
175 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan yang Menawan

Tawanan yang Menawan

“Aku bukan Tuan Jaksa lagi, Amita. Aku hanya tawanan. Sebuah wadah untuk ‘berkah’ yang kau semua idamkan. Seorang pemuas nafsu, bukan penegak hukum.” Kesedihan dan rasa hina dalam suara Wirya begitu nyata, menusuk langsung melalui armor kekakuan Amita. Untuk sesaat, derap kaki kuda dan desir angin adalah satu-satunya suara yang memecah kesunyian yang tiba-tara menjadi berat. Tanpa terasa, rombongan mereka memperlambat laju kuda saat memasuki tepi Hutan wilayah perbatasan terakhir sebelum gerbang Wanawaron.
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 399 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Cinta Queen Mafia

Tawanan Cinta Queen Mafia

Kata Elshi "Hemm bukannya biasa kamu kuat di tindih begini, atau karena biasa di bikin enak? kalau begitu ayoo aku bikin enak." Kata Damian sambil melepas kancing pakaiannya. "Aku selalu di atas, kapan aku mau di bawah sih?" Jawab Elshi seraya menggoda "Iya tuan putriku sayang, mulai sekarang semua sesuai mau mu, aku akan kejar kamu mati-matian." Rayu tulus Damian
101.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Hati Sang Raja

Tawanan Hati Sang Raja

Dan wanita tidak cocok untuk memimpin para prajurit dalam berperang. Pelayan datang membawa satu set teko beserta teh berkualitas tinggi dengan aroma khas. Pelayan kemudian menuangkan teh ke dua cangkir secara bergantian. "Silahkan dinikmati, Yang Mulia," seru Dorothy. Xinlaire meraih cangkirnya, ia mulai menyesap sedikit teh di dalam cangkir. "Bagaimana rasanya? Saya harap Anda menyukainya."
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 503 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status