Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tawanan Cinta Sang Mafia

Tawanan Cinta Sang Mafia

“Turun.” Emma tidak punya pilihan selain mengikuti instruksi. Ia turun dengan langkah terukur, matanya langsung menyapu sekeliling. Di bawah cahaya lampu-lampu yang mewah, ia bisa melihat betapa megahnya tempat ini. Pilar-pilar tinggi menopang atap yang dihiasi ukiran klasik, sementara pintu kayu besar berdiri kokoh di hadapannya.
102.7K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Mertua Kakak

Tawanan Mertua Kakak

Amina menawarkan kebaikan. Dengan antusias Mama Nur menjawab. “Wah, saya mau. Saya pesen steak daging wagyu 2, trus cheese cake 2 dan 2 coklat gelato.” Dengan serakah Mama Nur memesan menu mahal di Café Lembayung. Mama Nisa yang berada di sampingnya tertunduk malu dengan ulah temannya itu. Ia geleng – geleng kepala. “Mama Nisa, apa kamu tidak mau memesan?” tanya Mama Nur kenes.
8.6K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Gadis Nakal Tawanan Mafia

Gadis Nakal Tawanan Mafia

Setidaknya, benda adiktif ini bisa mengalihkan pikirannya yang tengah kusut agar bisa berpikir dengan jernih. "Banyak yang menafsirkan tentang angka ini memiliki arti peperangan pertumpahan darah, ataupun juga dengan perebutan kekuasaan," "Kenapa dimaknahi dengan konotasi negatif tuan?" "Karena dulu white tiger adalah kelompok yang paling hebat dan yang paling kuat yang ada di dunia. Tiap di tanggal 25 bulan Agustus, kelompok kita akan melakukan perluasan wilayah ke daerah lain,"
9.6K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Hati sang Penguasa

Tawanan Hati sang Penguasa

tanya Serena memastikan. "Hmm .... " jawab pria yang kini tengah sibuk dengan tab di tangannya. "Padahal aku bisa makan di meja makan, tak perlu diantar kemari." Mendengar ucapan Serena kali ini barulah Morgan mengalihkan pandangannya ke arah wanita itu. Tatapannya tajam, tak ada senyum sama sekali di bibirnya. "A _ ada apa? kau jangan selalu menatapku seperti itu, kau membuatku takut."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Elena mengangguk sambil tersenyum. "Kalau yang ini?" Ia menunjuk dinosaurus bertanduk. "Itu Triceratops." "Kalau yang panjang leher?" "Brachiosaurus." Jawaban Noah begitu cepat hingga membuat Elena terkekeh pelan. "Wah..." "Nenek kalah pintar." Noah langsung tertawa. "Aku hafal semua!" "Aku punya buku dinosaurus." "Ada seratus lebih." Suasana ruang makan perlahan dipenuhi tawa kecil.
1015.3K viewsOngoingAdded to Library 595 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

Tuan Ardan menoleh, menatap Lastri dengan serius. "Iya, Tuan, sayuran. Kita bisa memilih sayuran yang mudah perawatannya, seperti cabai, tomat, serai, terong, dan masih banyak lagi." "Terong? Kamu suka terong?" tanya Tuan Ardan dangan tatapan yang mengandung makna lain. Dengan polosnya Lastri menjawab antusias. "Tentu saja saya suka, Tuan. Apalagi kalau dimakan dengan sambal ditambah lauk ikan asin, hmm pasti nikmat."
1.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Ahhh... Tuan Mafia

Ahhh... Tuan Mafia

Ia mengunyah dengan perlahan, menikmati kombinasi rasa makanan dan kepatuhan mutlak yang berhasil ia paksa dari wanita di hadapannya. ​Setelah menelan makanannya, Xavier tidak mengizinkan Aline menarik tangannya kembali. Jemari kokohnya yang hangat tiba-tiba mencengkeram pergelangan tangan Aline yang memegang garpu, menahannya di atas meja. ​"Bagus," bisik Xavier, suara baritonnya terdengar serak dan begitu seksi di keheningan ruang makan. "Kau pembelajar yang cepat, Tikus Kecil."
923 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Menjadi Tawanan Rubah Tampan

Menjadi Tawanan Rubah Tampan

kata Satta tulus. "Panggil saja aku Tabib Gayan," pria tua itu mengibaskan tangannya pelan. Ia kemudian mengambil sebuah mangkuk berisi cairan hijau pekat yang hangat. "Minumlah ini. Ini ramuan herbal untuk mengembalikan tenagamu. Tapi, minumlah dengan perlahan."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as trab fah mee tawan
Show Reviews (17)
Read
+Library
ida sari
seru banget nih ceritanya,bikin penasaran knp bisa seorang kaisar memiliki putra yg berbeda dengan manusia biasa dan knp juga dia sangat menginginkan putra nya lenyap dr hidup nya.. wajib baca nih yg pada penasaran.
C. Widyawati Kurni
ceritanya bikin deg-deg aku, sedih senang dengan membaca kata-kata dan banyak kalimat yang menari-nari di otak seperti melihat aselinya... bravo buat penulis cerita ini... walaupun harus sabar setelah kelar 2 bab ...
Read All Reviews
Rahim Tawanan

Rahim Tawanan

Tak lupa topi yang bertengger manis di kepalanya juga yang dititahkan Kenan untuk ia pakai. Dan disinilah ia, dengan dikelilingi berhektar - hektar tanah yang ditanami buah anggur dengan cuaca cerah seperti mood Ashyana saat ini. Sudah tidak sabar rasanya Ashyana ingin memetik buah favoritnya itu. Merasakan saat bulatan itu meletus dimulutnya tanpa sadar membuat Ashyana meneguk air liurnya kasar. "Sabar sebentar lagi, sampai di depan sana kamu boleh memakan anggur sesukamu." ucap Kenan yang sadar dengan tatapan lapar gadis disebelahnya itu.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Gairah Tuan CEO

Tawanan Gairah Tuan CEO

Lantas mobil melaju, meninggalkan Mansion mewah dengan pemandangan yang benar-benar indah. “Michael, kita mau ke mana?” “Ini mobil yang baru aku beli, dan aku ingin mencoba tenaga mobil ini. Kita ke puncak!” Mobil melesat dengan kecepatan super, Michael mengendarainya begitu lihai. Kuda besi itu meliuk-liuk menyalip kendaraan di depannya. Michael hanya berniat ingin membuat hati Amara senang, itung-itung ini untuk menebus kesalahannya karena Michael seringkali kasar terhadap Amara..
101.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status