Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tawanan Cinta Queen Mafia

Tawanan Cinta Queen Mafia

Kata Damian. Mereka semua segera ke meja makan untuk makan bersama-sama. “Damian, masakan kamu enak juga ternyata, walau baru pertama kali masak.” Kata Vita yang sudah mencicipi makanan di meja. “Sayangku memang jago semuanya.” Kata Elshi. Kata-kata ambigu Elshi membuat Damian batuk tersedak. Elshi menepuk punggung Damian agar kekasihnya itu tidak tersedak lagi.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Hati Sang Raja

Tawanan Hati Sang Raja

Dan wanita tidak cocok untuk memimpin para prajurit dalam berperang. Pelayan datang membawa satu set teko beserta teh berkualitas tinggi dengan aroma khas. Pelayan kemudian menuangkan teh ke dua cangkir secara bergantian. "Silahkan dinikmati, Yang Mulia," seru Dorothy. Xinlaire meraih cangkirnya, ia mulai menyesap sedikit teh di dalam cangkir. "Bagaimana rasanya? Saya harap Anda menyukainya."
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 493 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Cinta Sang Mafia

Tawanan Cinta Sang Mafia

“Turun.” Emma tidak punya pilihan selain mengikuti instruksi. Ia turun dengan langkah terukur, matanya langsung menyapu sekeliling. Di bawah cahaya lampu-lampu yang mewah, ia bisa melihat betapa megahnya tempat ini. Pilar-pilar tinggi menopang atap yang dihiasi ukiran klasik, sementara pintu kayu besar berdiri kokoh di hadapannya.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Mertua Kakak

Tawanan Mertua Kakak

Amina menawarkan kebaikan. Dengan antusias Mama Nur menjawab. “Wah, saya mau. Saya pesen steak daging wagyu 2, trus cheese cake 2 dan 2 coklat gelato.” Dengan serakah Mama Nur memesan menu mahal di Café Lembayung. Mama Nisa yang berada di sampingnya tertunduk malu dengan ulah temannya itu. Ia geleng – geleng kepala. “Mama Nisa, apa kamu tidak mau memesan?” tanya Mama Nur kenes.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Tawanan Hati sang Penguasa

Tawanan Hati sang Penguasa

tanya Serena memastikan. "Hmm .... " jawab pria yang kini tengah sibuk dengan tab di tangannya. "Padahal aku bisa makan di meja makan, tak perlu diantar kemari." Mendengar ucapan Serena kali ini barulah Morgan mengalihkan pandangannya ke arah wanita itu. Tatapannya tajam, tak ada senyum sama sekali di bibirnya. "A _ ada apa? kau jangan selalu menatapku seperti itu, kau membuatku takut."
1.8K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Elena mengangguk sambil tersenyum. "Kalau yang ini?" Ia menunjuk dinosaurus bertanduk. "Itu Triceratops." "Kalau yang panjang leher?" "Brachiosaurus." Jawaban Noah begitu cepat hingga membuat Elena terkekeh pelan. "Wah..." "Nenek kalah pintar." Noah langsung tertawa. "Aku hafal semua!" "Aku punya buku dinosaurus." "Ada seratus lebih." Suasana ruang makan perlahan dipenuhi tawa kecil.
1014.0K viewsOngoingAdded to Library 546 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

Tuan Ardan menoleh, menatap Lastri dengan serius. "Iya, Tuan, sayuran. Kita bisa memilih sayuran yang mudah perawatannya, seperti cabai, tomat, serai, terong, dan masih banyak lagi." "Terong? Kamu suka terong?" tanya Tuan Ardan dangan tatapan yang mengandung makna lain. Dengan polosnya Lastri menjawab antusias. "Tentu saja saya suka, Tuan. Apalagi kalau dimakan dengan sambal ditambah lauk ikan asin, hmm pasti nikmat."
1.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Ahhh... Tuan Mafia

Ahhh... Tuan Mafia

Ia mengunyah dengan perlahan, menikmati kombinasi rasa makanan dan kepatuhan mutlak yang berhasil ia paksa dari wanita di hadapannya. ​Setelah menelan makanannya, Xavier tidak mengizinkan Aline menarik tangannya kembali. Jemari kokohnya yang hangat tiba-tiba mencengkeram pergelangan tangan Aline yang memegang garpu, menahannya di atas meja. ​"Bagus," bisik Xavier, suara baritonnya terdengar serak dan begitu seksi di keheningan ruang makan. "Kau pembelajar yang cepat, Tikus Kecil."
600 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
Menjadi Tawanan Rubah Tampan

Menjadi Tawanan Rubah Tampan

kata Satta tulus. "Panggil saja aku Tabib Gayan," pria tua itu mengibaskan tangannya pelan. Ia kemudian mengambil sebuah mangkuk berisi cairan hijau pekat yang hangat. "Minumlah ini. Ini ramuan herbal untuk mengembalikan tenagamu. Tapi, minumlah dengan perlahan."
103.9K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as trab fah mee tawan
Show Reviews (16)
Read
+Library
ida sari
seru banget nih ceritanya,bikin penasaran knp bisa seorang kaisar memiliki putra yg berbeda dengan manusia biasa dan knp juga dia sangat menginginkan putra nya lenyap dr hidup nya.. wajib baca nih yg pada penasaran.
C. Widyawati Kurni
ceritanya bikin deg-deg aku, sedih senang dengan membaca kata-kata dan banyak kalimat yang menari-nari di otak seperti melihat aselinya... bravo buat penulis cerita ini... walaupun harus sabar setelah kelar 2 bab ...
Read All Reviews
Tuan Muda Diningrat

Tuan Muda Diningrat

Mungkin jika tidak mengingat ini sekolah Zen pasti sudah menelannya hidup-hidup dan berubah menjadi kanibal. “Gue nggak mau tau, pokoknya makanan ini buat gue,” Zen mengambil kotak makanan beruang favorite Ziana dari tangannya. Terjadi aksi saing tarik-menarik karena baik Ziana maupun Zen tidak ada yang mau mengalah untuk mendapatkan jatah makan siang mereka. “Zian, lepas nggak?” “Nggak!” “Ohh… udah berani ya sekarang sama gue?”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as trab fah mee tawan
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status