Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu
“Baik kalau gitu, Bu. Mbok nurut aja sama Ibu. Oh, ya, tadi Mbok, sudah dikasih nomor tukang urutnya sama tetangga sebelah katanya tukang urutnya bisa dipanggil ke sini dan tadi sudah Mbok telepon. Besok suruh ke sini aja nanti ongkos ojeknya kita yang bayar."
“Wah ... Alhamdulillah kalau gitu Mbok, jadi kita juga nggak perlu capek-capek datang ke sana ‘kan? Sebenarnya Aku pun berpikiran begitu bagaimana kalau tukang urutnya kita panggil ke rumah, tapi melihat Mbok yang begitu repot mengurusi kami, rasanya nggak tega jadi ya, aku biarin saja nunggu kita senggang baru ke sana," ujarku. Rupanya Mbok bisa baca pikiranku akhirnya Mbok mendatangkan tukang urut ke rumah
"Makasih banyak ya, Mbok
k
Hot Chapters