Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Armaya Dvyendu Paksha

Armaya Dvyendu Paksha

ucapku masuk ke ruangan. Sembari membaca laporan, ku perhatikan setiap detailnya untuk memastikan tidak ada kesalahan. Begitu merasa sudah benar ku keluarkan tanda tangan untuk acc laporan menjadi laporan akhir. "Setelah ini segera kalian kumpulkan laporan akhir. Deadline dua hari dari sekarang,"ucapku menyerahkan kembali. "Baik terimakasih bu,"ucap mereka. Hmm sungguh ucapan paling epik kalo menurut ku di setiap pertemuan atau pelajaran kalimat itu pasti senantiasa muncul.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
Kopi dan Lemon:  Wanted Husband Series

Kopi dan Lemon: Wanted Husband Series

Alya mendengar untuk terakhir kalinya sebelum suara perempuan tua itu tenggelam dalam kebisingan pesta. Dengan perasaan lega, ia melarikan diri dari tempat itu. "Iya, Mas, kenapa?" sahut Alya ketika ia sudah berada di luar ballroom. "Ini tanggal berapa?" suara itu tampak bosan. Ada kekesalan yang tertahan. "Oh!" "Jangan 'Oh'! Deadline pengumpulan naskah dua bulan lagi dan kamu belum ada progres apapun, Al!" marah editor tersayangnya itu.
1017.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
My Beloved Bastard (INDONESIA)

My Beloved Bastard (INDONESIA)

suara getar ponsel milik Jaes telah membuyarkan fokusnya. "Editor Zeros memanggil...." Jaes: "iya hallo bos... Zeros: "besok bawa naskahmu tepat pukul 19:00 malam, tidak ada kata telat.." Bipp... panggilan terputus.. Argh! "Padahal aku belum bicara apa pun.. ohh myy Lord... tugas akhirku pun belum selesai tapi naskah novelku harus segera aku berikan pada bos Zeros." Jaes benar-benar pusing dengan deadline yang diberikan sang editor.
910.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

Dan saya kirim kesini lagi? Regards, Gigi Kelinci Re : 🤔🤔 (Judul apa ini?) Ya. Saya tunggu, lewat satu detik, kesempatan hangus. Tertanda, Moon. "Shit! Mana aku juga punya deadline sama Pak Prapto lagi." Ilene guling-guling di kasur, sebenarnya ia mahasiswa akhir yang sedang berjuang antara hidup dan mati demi masa depannya. Ilene sedang mengerjakan skripsi. Tapi, karena stress revisi yang tak berkesudahan, gadis itu menjadikan menulis sebagai pelariannya.
9.934.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
Terjebak Dalam Raga Antagonis Novel

Terjebak Dalam Raga Antagonis Novel

"Aku serius kali ini. Aku pengen ini bener-bener bagus sebelum diterbitin." Ekspresi Celia perlahan berubah. Candaan di wajahnya memudar, digantikan dengan tatapan yang lebih lembut. Dia tahu betul, di balik sikap santai Siska, sahabatnya itu sedang mengejar sesuatu yang penting. "Ada deadline?" tanya Celia akhirnya. Siska mengangguk cepat. "Minggu depan harus masuk ke percetakan."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

"Jika sampai akhir bulan ini kamu belum bisa setor tulisan untuk project game kami, dengan terpaksa kami akan menghentikan kontrak kerja," begitulah peringatan ultimatum dari atasannya saat rapat tim internal di kantor sore hari sebelum Riana pulang ke rumah.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Pak Reon Berhenti! Aku Bukan Kekasihmu Lagi

Suaranya tidak keras, tapi mengandung tekanan yang membuat napas tertahan. "Deadline konsep awalnya satu minggu. Dan, presentasinya minggu depan," tegas Sharron. Dia menepuk tangannya sekali. "Silakan lanjutkan pekerjaan kalian." Ellena baru mau membuka buku sketsa, tapi namanya dipanggil oleh Sharron. "Ellena, ikut saya!"
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
Terpaksa Satu Atap

Terpaksa Satu Atap

Tutupnya kemudian. "Kalian pulang saja sekarang. Ini sudah malam. Deadline tetap di hari Senin seperti semula." Ucap Arthur yang membuat semua orang di sana bersorak lega. "Terimakasih Pak Arthur..." Ucap Rama dan para anggota divisi. Arthur hanya mengangguk lalu melangkah keluar. Tidak lama kemudian suara notifikasi W******p milik Yuana berbunyi. "Aku tunggu di parkiran kantor."
10605 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

“Sama kamu sama temen-temen bisa bikin sesuatu?” “Baju batik sih oke. Tapi, sesuatu? Sesuatu apaan?” tanya Sandi bingung. “Kan kita personilnya berlima, aku ingin kalian membuat tulisan yang gedhe. Isinya huruf I gedhe, trus tanda hati, trus huruf U, sama angka dua,” jawab Iskha. “Hah? Apaan tuh? I Love U Too? Kamu mau ngapain?”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai tulisan deadline
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status