Susahnya Jadi Mas Joko
Tok, tok!
“Silahkan masuk,” kata dosen itu menyambut ketukanku di pintu.
Aku masuk dengan wajah kikuk, lalu sembari menganggukkan kepala pada sang dosen aku pun berjalan menuju deretan kursi paling belakang. Melewati teman-teman sekelas yang telah bersiap sedia di kursinya masing-masing. Aku melewati teman-teman yang bernama Elisabet Manurung, Yulia Riza, Najamudin, Zainuddin, Mustarudin, Qomarudin, Burhanudin…., Leeeeex! Orang sebangsamu ada di sini, Lex! Kataku dalam hati.
Hot Chapters