Sukses Setelah Dihina
Sesekali matanya melihat ke arah luar mengawasi anak-anaknya yang tengah bermain kelereng.
“Kamu pasti capek, ya. Sudah melakukan semua pekerjaan rumah, belum lagi ada anak-anak yang nggak bisa kamu tinggal ...” kemudian, Riri memaparkan satu-persatu pekerjaan rumah ini secara detail.
“Sudah, nggak papa. Mungkin dengan begini, aku jadi tahu, ternyata menjadi peran seorang istri itu berat juga. Bahkan sudah secapek ini pun, kamu masih bisa menyambi membikin kue pesanan, membantuku mencari nafkah. Nggak kebayang gimana capeknya. Aku saja yang baru merasakannya satu hari—badanku rasanya seperti sedang dipukuli, apalagi kamu yang menghadapinya setiap hari. Memang benar kata nabi, perempuan itu h
Bab Populer