Malam Pertama Si Gadis Desa
Sudah cukup sampai di sana, ia tidak ingin berharap apa-apa lagi karena Sekarang dia sudah memiliki seorang suami, yang Bahkan jauh lebih tampan dan jauh lebih baik daripada dia.
Ya Meskipun agamanya Zafar belum setinggi Ajat, tapi Gadis itu pasti akan bisa pelan-pelan membuat Zafar mengerti dan paham atas apa yang telah Allah perintahkan.
"Silakan duduk, Ujang Ajat, Mari makan bersama kami." Haji burhan mempersilahkan pemuda itu untuk duduk dan menikmati makanan, sedangkan sang istri membawakan piring dan minuman untuk dirinya.