Mas, Ayo Bercerai!
Udara di antara mereka terasa berat, penuh dengan kenangan yang tak terucap.
“Selamat sore, Ibu Zola,” sapa pengacara itu ramah, mencoba mencairkan suasana. “Terima kasih sudah meluangkan waktu.”
Zola tersenyum tipis. “Sama-sama, Pak.”
Pengacara itu meletakkan sebuah map cokelat di atas meja. “Ini dokumen-dokumen yang ingin Tuan Haidar sampaikan langsung kepada Anda. Ini adalah surat pernyataan perceraian yang telah disetujui secara hukum, dan juga surat penyerahan aset dan jaminan finansial yang sepenuhnya menjadi hak Anda.”